KABUPATEN KARANGASEM

Kabupaten Karangasem atau Karang Asem adalah sebuah kabupaten yang terletak di provinsi Bali, Indonesia. Ibukotanya berada di Amlapura. Di kabupaten ini terletak pura terbesar di Bali, yaitu Pura Besakih.

Karangasem mempunyai 8 kecamatan, 3 kelurahan, 75 desa, 52 Lingkungan dan 552 dusun, 185 Desa Adat dan 605 Banjar Adat.

Kecamatan-kecamatannya adalah sebagai berikut:

  1. Kecamatan Sidemen
  2. Kecamatan Rendang
  3. Kecamatan Selat
  4. Kecamatan Manggis
  5. Kecamatan Kubu
  6. Kecamatan Bebandem
  7. Kecamatan Abang
  8. Kecamatan Karangasem

 

map

1. Desa Iseh, Kecamatan Sidemen. Kabupaten Karangasem

iseh

Wisata Desa Iseh di Sidemen Karangasem Bali adalah salah satu tempat wisata yang berada di Banjar Iseh, Desa Sinduwati, Kecamatan Sidemen, Karangasem, Kabupaten Karangasem, Bali, Indonesia. Wisata Desa Iseh di Sidemen Karangasem Bali adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang  berbeda dengan aktivitas kita sehari hari. 

Dimana lokasi Wisata Desa Iseh di Sidemen Karangasem Bali ? seperti yang tertulis di atas lokasi terletak di Banjar Iseh, Desa Sinduwati, Kecamatan Sidemen, Karangasem, Kabupaten Karangasem, Bali, Indonesia. Tetapi jika anda masih bingung di mana lokasi atau letak Wisata Desa Iseh di Sidemen Karangasem Bali saya sarankan anda mencari dengan mengetik Wisata Desa Iseh di Sidemen Karangasem Bali di search google maps saja
Wisata Desa Iseh di Sidemen Karangasem Balimemiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sangat di sayangkan jika anda berada di kota Karangasem tidak mengunjungi Wisata Desa Iseh di Sidemen Karangasem Bali yang mempunyai keindahan yang tiada duanya tersebut.

 

Bukit Asmara, Kecamatan Sidemen. Kabupaten Ka

2. Bukit Asmara, Kecamatan Sidemen. Kabupaten Karangasem

asmara

Berada di perbatasan Banjar Dinas Ogang dengan Banjar Sanggem. Di sini kita bisa melihat pemandangan alam perpaduan dengan pegunungan, persawahan, perkebunan, dan perumahan penduduk. Pagi hari sunrise di sini sangat indah, di mana sang surya muncul di balik gunung dwangga yang berada di timur. 

 

 

3. Pemandangan Desa Cepik, Kecamatan Sidemen. Kabupaten Karangasem

cepik

Cepik terletak di Banjar Tabola, Desa Sidemen. Di cepik anda dapat melihat keindahan pura Bukit dan Gunung Agung. Di Cepik anda bisa melihat proses pembuatan kain songket sidemen secara langsung. Jika mengalami kelelahan dan ingin menikmati suasana di Cepik Anda bisa menyewa villa dan menginap untuk beberapa hari. Cepik merupakan nama sebuah daerah yang berada di sebelah timur dari Tukad Yeh unda. Di sini mata kita akan dimanjakan dengan pemandangan alam pegunungan di sebelah barat, utara dan timur. Di sebelah barat ada persawahan dengan batas sebuah perbukitan yang bernama Bukit Buluh atau Bukit Sangkan Gunung dan sebelah utara ada hamparan sawah yang luas dengan Gunung Agung sebagai latar belakangnya. Sedangkan sebelah timur merupakan gugus pegunungan Gunung Dwangga. Sebelah selatan kita bisa memandang laut selatan di kabupaten Klungkung

 

4. Bendungan Yeh Unda, Kecamatan Sidemen. Kabupaten Karangasem

yeh-unda

Warga Kecamatan Sidemen, Karangasem, Bali yang sebaian besar mata pencahariannya menjadi petani memanfaatkan air sungai untuk mengairi lahan persawahan mereka. Namun, bagaimana kalau letak sungai tersebut di bawah dengan letak sawah? Di mana petani akan mendapatkan air untuk mengairi sawah mereka? Untuk itulah dibangun bendungan Tukad Yeh Unda Hulu yang berfungsi untuk membagi air sungai Yeh Unda sehingga airnya sampai ke persawahan milik petani walaupun lahan mereka jauh di atas permukaan sungai. Namun lama kelamaan, karena keindahan panoramanya, bendungan ini juga memiliki fungsi sebagai tempat wisata yang patut dikunjungi. Bendungan Tukad Yeh Unda Hulu terletak di Desa Sinduwati, kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Waktu tempuh jika berangkat dari kota Semarapura (ibu kota Kabupaten Klungkung) kurang lebih 30 menit. Sedangkan jika berangkat dari bandara internasional Ngurah Rai, maka dibutuhkan waktu tempuh sekitar 80 menit. Lokasinya dekat dengan jalan raya (jurusan Sidemen – Selat), juga disediakan parkir mobil dan sepeda motor. Pengunjung tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis.

5. Pura Besakih, Kecamatan Rendang. Kabupaten Karangasem

besakih

Pura Besakih adalah tempat persembahyangan agama Hindu di Bali. Selain itu di dalam area Pura ini, tidak hanya terdapat satu Pura, tetapi banyak Pura. Karena begitu banyaknya terdapat Pura dalam satu wilayah, maka Pura Besakih Bali adalah Pura terbesar di Indonesia. Pura Besakih Bali juga sering disebut dengan nama Pura Agung Besakih. Lokasi Pura Besakih terdapat di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali.

Pura Besakih Bali terdiri dari 1 pusat Pura yang diberi nama Pura Penataran Agung Besakih dan terdapat 18 Pura pendamping yang berada di sekeliling dari Pura Penataran Agung Besakih. 1 buah Pura Basukian dan 17 pura lainnya. Jika anda sudah pernah melihat foto-foto dari Pura ini, maka anda akan melihat anak tangga yang jumlahnya banyak dan terdapat pintu gerbang yang sangat besar. Gerbang inilah pintu masuk ke areal pusat Pura Penataran Agung Besakih.

Pura Besakih di Bali merupakan lokasi pusat kegiatan keagamaan bagi umat Hindu Bali dan Pura Penataran Agung Besakih adalah Pura terbesar di wilayah Pura ini. Pura Penataran Agung Besakih paling banyak memiliki tempat atau bangunan untuk persembahyangan. Orang Bali biasa menyebut dengan nama Pelinggih dan merupakan pusat dari Pura ini.

6. Padang Bunga Kasna, Kecamatan Rendang. Kabupaten Karangasem

kasna

Padang Bunga Kasna, berada di Desa Temukus, kecamatan Rendang, Karangasem – Bali. Lokasinya lumayan susah kalau tidak tahu arah jalan, tidak akan cukup hanya dengan mengetahui lokasinya dari sosmed saja, jadi patokannya cari dulu arah jalan menuju Pura Besakih, setelah sampai disana kalian harus bertanya dijalan, tanyakan saja dimana arah ke Desa Temukus, nanti kalian pasti ditunjukkan jalannya, jangan malu bertanya ya, karena penduduk disana semuanya sangat ramah, option itu boleh kalian terapkan jika kalian tidak juga bisa menemukannya langsung lewat link map yang biasa saya berikan di setiap akhir postingan, semoga dapat membantu

A Wonderful Edelweiss Garden.. jangan salah, Bali juga punya bunga yang melambangkan keabadian ini loh, warnanya seputih salju, biasanya warga sekitar menyebutnya dengan Bunga Kasna, awal mula tumbuhan ini hidup liar di sela bebatuan puncak Gunung Agung, lama kelamaan di tanam dan di budidayakan oleh warga di lahan sekitar rumah mereka yang nantinya dijual untuk bahan pelengkap sarana persembahyangan Umat Hindu.

 

7. Bukit Jambul, Kecamatan Rendang. Kabupaten Karangasem

jambul

Nama Bukit Jambul pertama kali diberikan pada saat invasi Belanda ke Indonesia oleh seorang wisatawan yang melihat sebuah bukit tinggi berdiri di sebelah selatan jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Klungkung dan Besakih. Di puncak bukit terdapat sebuah pura yang disebut Pura Pucak Sari yang dikelilingi oleh pepohonan besar. Sementara, di bawah kompleks pura terdapat panorama persawahan yang memukai. Ini membuat pepohonan terlihat seperti jambul. Bukit Jambul terletak di desa tradisional Pesaban, Desa Nongan, Kecamatan Rendang. Bukit Jambul terletak 8 km dari Kabupaten Klungkung, 51 km dari Denpasar atau 15 km dari Pura Besakih. Di objek wisata ini banyak terdapat warung dan restoran. Tempat parkir yang luas juga tersedia.

Bukit Jambul dikenal sebagai tujuan wisata yang mengagumkan karena kombinasi harmonis antara perbukitan, persawahan, lembah, dan panorama laut yang indah. Dari ketinggian bukit kita bisa menyaksikan keindahan alam di bawahnya. 

 

 

8. Sungai Telaga Waja, Kecamatan Rendang. Kabupaten Karangasem

waja

Telaga Waja adalah sungai yang terletak di Desa Rendang, Kecamatan Rendang. Sungai ini sangat bagus untuk kegiatan arung jeram. Airnya jernih dan banyak lekuk dengan bebatuan besar sepanjang aliran sungai. Kegiatan arung jeram ini akan menguji nyali Anda untuk menaklukan tantangan alam ini. Beberapa fasilitas penunjang pariwisata tersedia di tempat ini, seperti hotel-hotel kecil dan restoran. Telaga Waja adalah sungai yang terletak di Desa Rendang, Kecamatan Rendang. Sungai ini sangat bagus untuk kegiatan arung jeram. Airnya jernih dan banyak lekuk dengan bebatuan besar sepanjang aliran sungai. Kegiatan arung jeram ini akan menguji nyali Anda untuk menaklukan tantangan alam ini.

Pemandangan sepanjang sisi sungai sangat mengagumkan dengan udaranya yang sejuk. Bagi mereka yang ingin mencoba tantangan arung jeram Telaga Waja akan menghadapi tingkat II dan tingkat III, juga bersebelahan dengan tingkat IV. Di tengah perjalanan, Anda akan menyaksikan air terjun yang mengagumkan.

Telaga Waja merupakan sungai yang memiliki aliran air yang tetap kontras dengan sungai Ayung yang dalam dan “tajam”. Ekspedisi Telaga Waja dimulai dari lembah terbuka Desa Rendang.
Anda dapat menyaksikan keindahan pemandangan di dibawah aliran air terjun jernih yang menakjubkan. Di kejauhan, anak-anak desa bermain di sungai dan para petani bekerja di sawah.

Titik awal arung jeram adalah Desa Rendang, sementara titik akhirnya di Desa Muncan. Pada titik akhir Anda bisa mandi untuk membersihkan badan. Selanjutnya Anda dapat menikmati sarapan pagi sambil menyaksikan pemandangan Bali yang mengagumkan dari restoran. 

9. Desa Putung. Kecamatan Selat. Kabupaten Karangasem

patung

Obyek wisata alam ini bisa ditemukan ketika pengunjung pergi ke Kecamatan Selat, yaitu tepatnya di Desa Duda Timur dengan jarak sekitar 64 kilometer dari ibukota Bali. Lebih menguntungkannya lagi, hanya dengan naik angkutan umum, para wisatawan juga bisa menjangkau lokasi ini. Wisata alam Putung akan memberikan kepuasan tersendiri untuk para wisatawan sebab lokasinya yang ada di area pegunungan di mana perkebunan salak mengelilinginya. Begitu menyejukkan dan sangat pas untuk tempat berlibur untuk menyegarkan pikiran dan suasana hati.

Hal utama yang menarik dari tempat ini adalah keindahan alamnya sebab sesampainya di tempat ini maka para pelancong akan mampu melihat perpaduan panorama perkebunan salak, hutan, lembah, hutan dan perbukitan. Bila sampai di puncaknya, maka dari ketinggian tersebut, pengunjung akan mendapati pemandangan sawah milik warga sekitar yang ada di Kecamatan Manggis, tepatnya yang ada di desa dengan sebutan Adat Buitan. Satu lagi yang akan tertangkap oleh mata kita, yakni Labuhan Amuk dengan perahu-perahu milik nelayan yang berukuran besar terlihat sedang berlayar di luasnya lautan biru beserta dengan kapal pesiar yang bersandar. Ada juga Pulau Nusa Penida yang bisa terlihat dari jauh yang dipunyai oleh Kabupaten Klungkung.

10. Wisata Bahari Yeh Malet, Desa Antiga, Kecamatan Manggis. Kab Karangasem

yeh-malet

Berlibur ke Karangasem yang ada di Pulau Dewata tidak akan lengkap bila tidak menjejakkan kaki di Yeh Malet, obyek wisata bahari yang hanya berjarak 50 kilometer dari ibukota Bali. Berlokasi di kawasan perbatasan antara Kabupaten Karangasem dan Kabupaten Klungkung, Yeh Malet menawarkan panorama alam bernuansa biru dari pemandangan laut yang bisa dilihat dari pinggir jalan. Memang bukan pantai berpasir putih, tapi pasir hitam di pantai ini tetap bisa dijadikan favorit oleh para pengunjung, bahkan para penggemar kegiatan memancing bisa datang dan melakukan aktivitas tersebut di sini.

Karena warga sekitar adalah nelayan, maka tidak heran juga kalau pengunjung akan menemukan sejumlah perahu nelayan yang pergi melaut. Pesona dari wisata bahari satu ini bukan itu saja, namun pengunjung pun akan terkagum akan pembuatan garam tradisional yang menjadi salah satu aktivitas utama di kawasan Yeh Malet. Walau memang tidak begitu banyak di zaman sekarang, tapi aktivitas tersebut masih dapat kita temukan saat menyambangi dan menjelajahi lokasi wisata ini. Airnya yang bening juga menjadi hal yang membuat hati merasa senang, belum lagi jalur panjang pantai yang bisa juga dibuat jalur untuk ber-jogging ria.

11. Pantai Candidasa, Kecamatan Manggis. Kabupaten Karangasem

candidasa

Objek wisata Candidasa adalah sebuah kawasan resort yang terdapat pantai, restoran maupun tempat menginap. Jika anda berangkat dari Bandara International Ngurah Rai, akan memakan waktu selama 1 jam 40 menit, dengan jarak tempuh 64 kilometer. Lumayan jauh ya! Karena jarak yang jauh dari pusat pariwisata di Bali, membuat tempat wisata Candidasa tidak seramai seperti pantai Kuta ataupun pantai Sanur. Sebagian besar wisatawan yang menginap di kawasan wisata Candi Dasa adalah wisatawan yang ingin liburan di tempat sepi dan tenang. Selain itu, ada juga wisatawan yang memilih Candi Dasa untuk tempat persinggahan sebelum menuju Tulamben atau Amed untuk melakukan aktivitas scuba diving atau snorkeling.

Bagi yang belum pernah liburan ke Candi Dasa Karangasem, pasti akan bertanya! Apa saja hal menarik yang dapat di lakukan di kawasan tempat wisata Candi Dasa? Tentunya pertanyaan ini akan ada, jika anda belum tahu mengenai daya tarik objek wisata Candi Dasa. Kawasan wisata Candi Dasa adalah kawasan resort yang mirip dengan kawasan objek wisata Sanur. Umumnya wisatawan yang berlibur ke Candi Dasa Karangasem karena ingin menikmati suasana yang berbeda dari kawasan pariwisata yang berada di Bali selatan. Daya tarik utama dari Candi Dasa adalah pantai pasir putih, walaupun tidak sebagus pantai Pandawa, namun tempatnya sangat sepi.

12. Rumah Bamboo Pangalon, Kecamatan Manggis. Kabupaten Karangasem

pangalon

Rumah Bambu Pengalon adalah sebuah tempat yang menjadikan batang-batang bambu yang tersusun rapi, sehingga terbentuk bangun ruang yang indah dan unik, akan terlihat begitu menarik dan akan menjadi objek wisata baru di Bali. Pada saat musim liburan tiba, banyak pengunjung ke sini terutama warga lokal dan pasangan muda-mudi, menjadi pengunjung pertama kali pada sebuah objek wisata yang belum dikenal banyak orang, bisa posting atau upload pengalaman berlibur ke sejumlah media sosial, tentu akan menjadi kebanggaan sendiri, dan ini menjadi promosi secara tidak langsung mengenai keberadaan Rumah Bambo di desa Pengalon ini, walaupun tempat ini belum resmi dibuka banyak yang coba mengetahui lebih dekat keberadaan objek wisata baru di Bali Timur ini. Tempat rekreasi terdekat dari sini adalah diving di Padangbai dan wisata kapal selam Odyssey Submarine Bali di Labuhan Amuk. Sempat direncanakan untuk menjadi pergelaran festival musik Bali Unite, namun karena masih terganjal ijin, maka rencana tersebut ditunda. Sekarang namanya terlanjur dikenal orang banyak, sehingga sejumlah pengunjung coba datang lebih dekat, walaupun akhirnya mereka kecewa, karena tempat ini masih ditutup untuk pengunjung, sehingga hanya cukup puas, bisa menyaksikan dari tampilan luarnya saja. Kita tunuggu saja mudah-mudahan objek wisata baru di Bali ini cepat kelar, baik dalam pengurusan ijin maupun proyek pengerjaannya.

13. Pantai Pasir Putih, Kecamatan Manggis. Kabupaten Karangasem

pasih-putih

Pasir Putih adalah salah satu pantai terindah di Bali. Terletak cukup jauh di sebuah desa bernama Perasi, Anda perlu menyetir selama 90 menit dari dari Denpasar untuk sampai ke tempat ini. Pemandangannya sungguh indah, bisa dinikmati sejak dari atas bebatuan yang terjal dalam perjalanan menuju ke sana. Pastinya bakal menyenangkan berkunjung ke tempat yang belum banyak diketahui orang lain!

14. Submarine Odyssey, Kecamatan Manggis. Kabupaten Karangasem

submarine

Bali Odyssey Submarine, untuk saat ini satu satunya penyedia aktivitas wisata kapal selam di pulau Bali. Aktivitas wisata kapal selam di Bali dapat dinikmati segala usia dan kondisi, dengan suasana aman dan nyaman. Orang tua, dewasa, anak-anak bahkan bayi, dapat menikmati keindahan pemandangan laut Amuk Bay Bali tanpa harus menyelam.

Di dunia, wisata kapal selam Odyssey hanya beroperasi di dua tempat, satu di Amuk Bay Bali dan lagi satu di perairan Maui Hawai, Amerika Serikat. Kecanggihan kapal buatan Victoria Machinery Depot Co. Ltd yang berbobot 72,6 ton menggunakan tenaga battery. Kapal Odyssey dapat menyelam mencapai ke dalaman laut hingga 35 meter. Kapal selam Odyssey Bali memiliki panjang 17 meter, lebar 4 meter serta tinggi 5,5 meter. Memiliki kemampuan daya angkut 3.500 kg.

 

 

15. Desa Tenganan, Kecamatan Manggis. Kabupaten Karangasem

tenganan

Desa Tenganan sebuah desa tua di Bali, sebagai masyarakat asli Bali, desa ini sudah ada sebelum invansi kerajaan Majapahit datang ke pulau Bali. Tidak terlalu banyak mendapatkan pengaruh luar, secara konsisten dan turun-temurun mempertahankan segala budaya dan tradisi yang diwariskan oleh leluhurnya, bahkan sampai saat ini, disaat jaman modernisasi yang terus berubah-rubah, desa Tenganan masih memegang teguh mempertahankan segala aturan (awig-awig) yang diwariskan pendahulunya.

Seiring Bali menjadi destinasi wisata dunia, keberadaan desa Tenganan ini tentu sangat menarik bagi wisatawan, budaya serta tradisi unik yang dipertahankan oleh desa Tenganan di tengah modernisasi ini bisa menjadi tujuan tour di Bali anda berikutnya. Desa tua ini terletak di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem. Jarak tempuh dari bandara menuju Desa Tenganan sekitar 1.5 jam berkendaraan, jaraknya 10 km sebelum objek wisata Candidasa belok kiri pada sebuah pertigaan belok kiri.

 

16. Lotus Lagoon, Kecamatan Manggis. Kabupaten Karangasem

lotus

Tempat wisata ini adalah tempat wisata yang tergolong sangat langka, kita bisa merasakan kehidupan sebagai anggota kerajaan ya namanya Lotus Lagoon Bali, yaitu Kolam Teratai, yang ada di kabupaten Karangasem. Yang terletak di Bali Barat, untuk berkunjung ke sana (Lotus Lagoon) dari Bandara Ngurah Rai kurang lebih 80an km  yang bisa ditempuh dengan mobil atau motor kurang lebih 1,5-2jam. Mungkin lumayan jauh jarak yang ditempuh ke tempat wisata yang satu ini , untuk sampai ditempat tujuan, rasa lelah kita akan tergantikan dengan megahnya Kolam Teratai yang ada di Lotus Lagoon Bali, bak kita merasakan bagian dari  anggota kerajaan, kolam yang berisi bebagai bunga teratai yang warna merah muda dan fushia, yang sangat indah. Kolam Teratai merupakan kolam buatan yang dibuat sedemikian rupa, yang sangat indah, Anda juga bisa menikmatinya dengan berfoto-foto dan bagaikan menikmati pemandangan ala kerajaan cina, Setelah Anda puas menikmati pemandangan di di Lotus Lagoon, anda juga bisa mengunjungi Pura utama yang ada di Lotus Lagoon Bali, Pura ini berdiri sejak abad 11 Loh Jbers, yaitu di jalan Candidase Kabupaten Karangasem, Walaupun jarak yang di tempuh lumayan jauh, tapi rasa lelah akan dapat tergantikan dengan menikmati Lotus Lagoon Bali, yaitu Kolam teratai yang terletak di Kabupaten Karangasem.

17. Rumah Pohon, Kecamatan Kubu. Kabupaten Karangasem

phon-rumah

Butuh tempat wisata istimewa di Bali, menawarkan keunikan dan sesuatu berbeda maka keberadaan Rumah Pohon di Desa Batu Dawa, Kecamatan Kubu, Kab. Karangasem ini, akan menjadi tempat spesial bagi anda. Tempat-tempat yang sudah biasa kita dengar atau bahkan dikunjungi seperti pantai Kuta, Bedugul, Tanah Lot ataupun pantai Tulamben dan Amed di wilayah Bali Timur, kini hadir sebuah objek wisata di Bali, Rumah Pohon di Batu Dawa Karangasem bisa memberikan nuansa beda dalam pengalaman berlibur anda. Rumah Pohon di Karangasem ini dibuat dengan tujuan agar masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan dan mengapresiasi keindahan alam. Satu lagi, disarankan bagi Anda yang ingin berkunjung ke tempat ini untuk menggunakan transportasi sepeda motor karena medan yang cukup sulit (jalan kecil dan agak rusak). Dan jangan lupa juga untuk tetap menjaga kesopanan ketika berkunjung (dimana-mana juga harus seperti itu) karena tempat ini masih merupakan tempat tinggal. Orang mulai mengenal objek wisata Rumah Pohon di Karangasem pada awal 2015, pada hal keberadaan Rumah Pohon ini sudah lama dan menjadi tempat pesanggrahan pribadi, yang diperuntukkan untuk mendapatkan keheningan, kedamaian di tengah alam pegunungan dan hamparan pemandangan indah. Sebenarnya pemilik enggan untuk membuka kawasan ini untuk umum, tapi karena terlalu banyaknya pengunjung terutama saat liburan dan akhir pekan, maka terpaksa dibuka juga dengan harga tiket masuk Rp 10.000/orang.

18. Pantai Amed, Kecamatan Abang. Kabupaten Karangasem

amed

Bali memang mempunyai sejuta keindahan pantainya. Dan salah satu pantai yang perlu anda kunjungi adalah Pantai Amed, pantai dengan sejuta keindahan yang akan mempesona anda. Terletak di timur laut dari Almapura, lebih tepatnya di Desa Amed, kecamatan Abang, kabupaten Karangasem. Dari pusat kota Karangasem, anda cukup menempuh perjalanan sekitar 3 jam untuk ke pantai ini. Di Pantai Amed, anda bisa memuaskan aktivitas pantai anda dan menikmati berbagai keindahan yang ditawarkan.

Dalam perjalanan menuju pantai Amed, anda akan disuguhi pemandangan desa yang sejuk dan tenang dengan bukit hijau dan hamparan sawah. Dengan kebanyakan warganya yang berprofesi sebagai nelayan, peternak, dan pembuat garam, membuat tempat ini lekat dengan suasana pedesaannya yang asri. Tradisi yang masih terjaga, keramah-tamahan dari penduduk desa, hingga keindahan matahari terbit di pagi hari menjadi suguhan yang menyenangkan. Ditambah lagi dengan background gunung Agung yang tinggi menjulang dan deretan perahu nelayan menambah keindahan laut Amed yang biru.

Anda dapat berjalan kaki mengelilingi pantai Amed dan menikmati pemandangan desa Amed. Selain itu anda juga dapat mengunjungi pasar ikan di pagi hari untuk membeli ikan tuna yang baru saja diambil dari laut. Anda juga dapat berbelanja berbagai produk laut yang terbuat dari kerang, karang, dan yang lainnya.

19. Tirta Gangga, Kecamatan Abang. Kabupaten Karangasem

gangga

Tirta Gangga adalah sebuah taman wisata yang terletak di Karangasem, Bali. Sebelum menjadi tempat wisata di bali seperti sekarang ini, dulunya tempat ini adalah tempat persinggahan seorang Raja Karangasem. Tirta Gangga di dominasi oleh 3 bangunan utama yang menjadi karakternya, yaitu Kolam, Patung, dan Kebun. Kesemua bangunan tersebut memiliki makna yang tersirat. Taman yang memiliki luas 1,2 hektar ini dibangun memanjang dari barat ke timur di area persawahan.  Kondisi di kawasan wisata Tirta Gangga sangatlah sejuk, hal ini disebabkan karena letaknya yang berada tepat di bawah kaki Gunung Agung, sebuah gunung tertinggi di Bali.  

Dari pertama kali memasuki pintu gerbang utama, wisatawan akan disambut oleh beberapa patung yang seolah olah berbaris layaknya prajurit. Wisatawan dapat berjalan jalan di atas kolam melalui jalan setapak yang terbuat dari batu batu yang disusun berderet menyerupai jembatan. Batu batu yang disusun ini berbentuk segi enam. Selain dapat berjalan mengitari kolam, wisatawan juga dapat berfoto foto baik selfie maupun pre-wedding. Bagian kolam ini memang paling pas untuk berfoto, karena selain view kolam yang natural, patung patung yang ada di dalam kolam juga akan mempercantik background foto dan nampak lebih memiliki berkarakter.

20. Pantai Tulamben, Kecamatan Karangasem. Kabupaten Karangasem

tulamben

Dari Denpasar, pantai ini hanya berjarak sekitar 125 kilometer ke arah timur laut dengan menempuh perjalanan sekitar 3 jam dan Tulamben yang cantik ini adalah salah satu lokasi wisata yang tidak boleh dilewatkan saat berlibur di Karangasem. Namun, pantai ini tidaklah sama seperti Pantai Kuta di mana wisatawan bisa berjemur sepuasnya, bahkan bisa bermain bola di atas pasir. Pantai Tulamben ini berbatu-batu dan bukannya berpasir; itulah keunikan dari lokasi ini.

Dari pantai ini, wisatawan bisa rileks sambil berjalan-jalan dan melihat pemandangan apik di sisi barat pantai, yakni panorama Gunung Agung. Pantai yang dipenuhi batu dan pasir hitam ini memang lebih unik, namun kegiatan menyelam tetap ada dan bisa dilakukan di pantai ini demi menelusuri keindahan dunia bawah laut. Jika ingin bertemu dengan Paus Hiu, Hiu Martil, dan ikan Mola-Mola yang ada di perairan Tulamben, silakan untuk datang dan menyelam di sini. Variasi biota laut seperti halnya rumput laut, ikan-ikan hias, terumbu karang dan plankton semuanya bisa ditemukan di spot wisata satu ini.

Tidak hanya sekadar menyelam biasa, penyewaan fasilitas scuba diving juga disediakan di oleh beberapa hotel sehingga bagi yang ingin memiliki kesempatan belajar scuba diving bisa langsung menuju ke Pantai Tulamben.

21. Pura Luhur Lempuyang, Kecamatan Karangasem. Kabupaten Karangasem

lempuyang

Pura Lempuyang Luhur salah satu obyek wisata di Bali, dan juga merupakan tempat suci bagi umat Hindu, pura berlokasi wilayah bagian Timur pulau dewata tepatnya di Kabupaten Karangasem. Dalam peta wisata Bali, pura Lempuyang Luhur menjadi tujuan mendaki yang cukup menarik bagi wisatawan, terutama mereka yang menginap di wilayah Bali Timur seperti Amed, Trtagangga dan Candidasa, karena lokainya berdekatan.

Dengan latar belakang panorama Gunung Agung yang memukau, disamping sebagai tempat suci, Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur memiliki keunikan tersendiri seperti kemurnian alamnya, terutama kawasan hutan, tidak terjamah sehingga keindahan lembah, serta pesisir Bali Timur, terlihat menakjubkan. Pohon-pohon tropis tumbuh subur, cocok menjadi paru-paru Pulau Dewata.  Wisatawan yang gemar wisata trekking, melakukan perjalanan mendaki ke Pura Luhur Lempuyang akan memberikan sensasi dan pengalaman indah, unik serta menantang ada beberapa jalur pendakian menuju puncak, jika mau lebih gampang, sudah disediakan di jalur utama dengan tangga berundak, biasa juga digunakan oleh umat Hindu sebagai jalur persembahyangan. Susun agenda tour anda mengunjungi objek wisata kawasan Kabupaten Karangasem, anda juga sewa mobil di Bali , sehingga perjalanan bisa lebih fleksibel

22. Taman Sukasada Ujung, Kecamatan Karangasem. Kabupaten Karangasem

taman

Taman Ujung Karangasem atau sering disebut dengan nama Taman Sukasada, salah satu tempat wisata di Bali timur yang sangat jarang di ketahui oleh wisatawan domestik. Bagi yang pernah melakukan foto pre wedding di Bali, tempat wisata taman Sukasada pasti pernah di dengar atau memang melakukan foto pre wedding. Pertanyaannya, apa hubungannya dengan Taman Ujung Karangasem dengan foto pre wedding di Bali?

Taman Ujung Karangasem, salah satu tempat favorit calon pengantin untuk melakukan foto pre wedding. Baik calon pengantin orang Bali atau dari daerah lain di Indonesia. Malahan Taman Ujung Karangasem Bali, lebih terkenal sebagi tempat pre wedding dibandingkan sebagai objek wisata di Bali. Oleh karena itu, saya akan menuliskan untuk anda para pembaca, tentang Taman Sukasada Karangasem. Karena Taman Sukasada Karangasem memang sangat layak dipromosikan untuk menjadi salah satu tempat wisata favorit di Bali.

Arsitektur dari istana peristirahatan raja Karangasem memiliki keunikan tersendiri, karena penggambungan dari arsitektur Eropa jaman pertengahan dan arsitektur Bali. Ciri khas dari arsitektur Eropa dapat dilihat dari terdapatnya kaca warna warni, yang terdapat di dinding bangunan peristirahatan raja, mirip seperti desain dari gereja yang ada di Eropa. Dari jendela dalam kamar peristirahatan raja, anda dapat melihat kolam dengan bunga Tujung / Lotus yang berwarna putih dan merah.

 

23. Blue Lagoon, Gili Biaha & Gili Tepekong (Diving), Kecamatan Karangasem. Kabupaten Karangasem

lagoon

Gili Biaha adalah sebuah pulau karang, dimana bagian atasnya ditumbuhi rerumputan dan merupakan pulau terjauh yang ada di lokasi Amuk Bay, terletak kira-kira empat kilometer timur laut Tepekong, dan 20 menit menggunakan kapal cepat dari OK Divers di Padangbai. Merupakan tempat yang terdiri dari batu karang yang curam nan indah, terbagi-bagi secara bertingkat, dan memutar mengelilingi pulau, serta berlereng di bagian utara. Bagian dalam dari pulau ini yang membentuk lekukan selalu terlindungi dari arus, namun ombak yang besar dapat saja memperburuk keadaan saat berada dekat dengan permukaan dinding karang, khususnya untuk kapten kapal  yang akan mengangkut Anda setelah selesai menyelam. Bagian akhir dari dinding karang yang terjal dan bertingkat dapat ditemui lubang dimana  sejumlah hiu karang berada, di bawah emperan dinding berlubang, di dalamnya juga terdapat lobster yang bisa Anda temui di antara dinding yang retak. Saat menyelam ke dalam lubang tersebut Anda perlu menggunakan pencahayaan dengan kualitas yang baik karena di dalam benar-benar gelap. Ada sejumlah kawanan ikan karang, ikan kupu-kupu Mayer yang indah dan jarang Anda temui di tempat lain di karang-karang di perairan Bali, Anda akan temukan di sini. Waktu terbaik untuk masuk ke dalam lubang tersebut yaitu pada saat ombak yang menghantam dinding karang sedang surut, dan air dari dalam lubang tersebut mengalir keluar. Arus berputar dapat saja terjadi di tempat ini, karena itu, agar aman, Anda perlu tetap dekat dengan permukaan dinding karang, naik sedikit ke permukaan dinding karang. Suhu air dapat menurun sampai dibawah 20 derajat C, karena itu Anda perlu mengenakan pakaian selam yang tepat agar tetap hangat. Situs selam Gili Biaha di Bali ini hanya direkomendasikan untuk penyelam berpengalaman. Dengan kedalaman antara 10-35 meter, arus yang kuat, dan terkadang munculnya ikan hiu, maka tempat ini merupakan lokasi yang tepat untuk mencoba keahlian menyelam anda. Ada kemungkinan juga anda dapat bertemu ikan matahari (Mola-Mola) disini.