KABUPATEN JEMBRANA

Kabupaten Jembrana adalah sebuah kabupaten yang terletak di ujung barat pulau Bali, Indonesia. Ibukotanya berada di Negara. Kabupaten Jembrana berbatasan dengan Kabupaten Tabanan di timur, Kabupaten Buleleng di Utara, Selat Bali di barat dan Samudera Hindia di selatan.

Jembrana mempunyai 5 kecamatan dan 51 desa/kelurahan yang terdiri dari 41 desa beserta 10 kelurahan. Kecamatan-kecamatan tersebut adalah:

  1. Pekutatan.
  2. Mendoyo
  3. Jembrana
  4. Negara
  5. Melaya

map

1. Pantai Medewi, Kecamatan Pekutatan. Kabupaten Jembrana

madewi

Pantai Medewi terletak di desa Medewi, Kec. Pekutatan, Kab. Jembrana. Semuanya menawarkan keindahan dan keunikan tersendiri, sanggup membius perhatian wisatawan untuk betah berlama-lama menginap di pulau seribu pura ini. Semua suguhan objek wisata tersebut memantapkan Bali sebagai destinasi wisata dunia dan juga di Indonesia, sehingga tidak mengherankan setiap tahunnya pulau kecil ini masih menempati prioritas utama sebagai tujuan jalan-jalan bagi wisatawan. Pantai Medewi terletak kawasan wisata Bali Barat, jarak tempuh dari Denpasar sekitar 72 km, menuju jalur propinsi jurusan Denpasar – Gilimanuk, sehingga akses menuju objek wisata di Bali ini sangat mudah untuk diakses. Dari jalan raya utama, anda butuh sekitar 100 meter jalan kaki menuju bibir pantai, kawasan ini masih asri dan alami, sepanjang perjalanan anda akan disuguhi pemandangan sawah  terhampar hijau, apalagi ketika musim panen saat padi mulai menguning, menambah kealamian dan keeksotisan alamnya. Menjadi tempat indah, perpaduan alam pantai dan sawah menyatu menyuguhkan pemandangan alam spektakuler yang jarang anda temukan di Bali. Yang menjadi daya tarik utama di objek wisata pantai Medewi adalah menyuguhkan pemandangan alam laut biru jernih, serta pantainya yang berpasir hitam, berkilauan bak mutiara saat diterpa sinar matahari. Nuansa alamnya damai, tenang dan masih sepi pengunjung memberikan kesan tersendiri tatkala anda bosan dan jenuh dengan keramaian.

2. Bunut Bolong, Kecamatan Pekutatan. Kabupaten Jembrana

bunut

Keberadaan tempat-tempat unik dan menarik di tanah Dewata ini, banyak yang masih belum ter-ekspose secara maksimal, seperti Bunut Bolong yang terletak di Desa Manggisari, Pekutatan, Kab. Jembrana. Sekilas mendengar namanya kita sudah terbayang, Bunut adalah pohon yang memiliki kemiripan karakteristisk dengan beringin, tapi akar-akar yang bergelantungan dari batangnya yang langsung menyentuh permukaan tanah.

Pohon Bunut di Pekutatan ini memiliki ciri khas yang cukup unik, batang atau cabang-cabang baru terbentuk disertai lekukan-lekukan yang indah, dan uniknya lagi pada tengah-tengah pohon ada lubangnya seolah seperti sebuah lorong, yang diameternya bisa untuk lalu lalang mobil dengan leluasa, terlihat dari kejauhan seolah mengangkangi jalan beraspal yang berada di antara dua belahan kakinya.

Saat anda berencana tour di Bali menuju ke arah Barat, tentu tujuannya adalah wilayah Kabupaten Negara, objek wisata Bunut Bolong ini bisa menjadi tujuan wisata anda berikutnya dan mengemasnya menjadi paket tour menarik setelah mengunjungi Rambut Siwi ataupun Taman Nasional Bali Barat.

3. Pantai Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan. Kabupaten Jembrana

pangeregoan

Bagi yang sering atau pernah melewati jalur Denpasar-Gilimanik, tepat di sebelah barat perbatasan kabupaten Jembrana dan kabupaten Tabanan atau di sebelah barat tempat wisata patung Mekepung akan terlihat pantai yang indah dengan pohon kelapa di sekitarnya. Pantai ini bernama Pantai Pengeragoan. Pantai Pengeragoan berada di Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana. Berada di tepian Jalan Gilimanuk – Denpasar, Bali. Dari Kota Negara (ibu kota kabupaten Jembrana) berjarak kurang lebih 39 km atau dengan waktu tempuh 53 menit dengan kendaraan bermotor, sedangkan dari Pelabuhan Gilimanuk hanya berjarak 70 km. Jika Anda datang dari arah timur misalnya dari kota Denpasar dapat ditempuh dengan jarak kurang lebih 58 km, sedangkan dari Bandara Ngurah Rai hanya berjarak 68 km.

Lokasinya pantai ini sangat strategis karena berada di pinggir jalan raya Gilimanuk-Denpasar. Pantai ini sangat tepat untuk tempat peristirahatan setelah melakukan perjalanan yang panjang, baik dari Denpasar menuju Gilimanuk atau sebaliknya. Di sekitar pantai sudah terdapat warung yang menjual aneka makanan ringan untuk “mengganjal” perut, minuman dingin untuk “membasahi tenggorokan”, mie cepat saji, kopi hangat, dan lain sebagainya dengan harga yang terjangkau. Jadi anda tidak perlu khawatir jika kelaparan atau kehausan pada saat mengunjungi pantai ini.

4. Pura Rambut Siwi, Kecamatan Mendoyo. Kabupaten Jembrana

rambut-siwi

Tempat wisata pantai Rambut Siwi merupakan salah satu dari 10 tempat wisata favorit di bali barat berdasarkan data BPS tahun 2013. Pantai ini bernama pantai Rambut Siwi karena tidak jauh dari pantai ini berdiri tempat suci yang bernama Pura Rambut Siwi. Sedangkan warga setempat menyebut nama pantai ini dengan nama Pantai Yeh Embang karena berada di Desa Adat Yeh Embang. Untuk memudahkan pengunjung mengingat pantai ini maka dinamakan sesuai dengan nama pura di dekat pantai  tersebut dan pengunjung lebih mudah mengingat nama tempat suci tersebut. Pantai Rambut Siwi terletak di Desa Yeh Embang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Pantai yang berada di Bali Barat ini memerlukan waktu sekitar 2 jam dari Kota Denpasar dengan jarak tempuh 80 km atau 30 menit dari Kota Negara dengan jarak 20 km. Jika Anda datang dari kawasan Bandara Ngurah Rai memerlukan waktu kurang lebih 2,5 jam dengan jarak tempuh 90 km.

5. Pantai Delod Berawah, Kecamatan Jembrana. Kabupaten Jembrana

berawah

Objek wisata pantai delod berawah terletak di Desa Delod Berawah, kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, Indonesia. Untuk mengkases pantai ini sangatlah mudah karena jaraknya kira-kira 2 km dari jalan utama gilimauk-denpasar. Jika Anda datang dari kawasan denpasar maka anda akan memerlukan waktu kurang lebih 2 jam perjalanan dengan kendaraan bermotor. Setelah Anda mencapai kecamatan Mendoyo disebelah kiri jalan ada tanda penujuk arah menuju pantai Delod Berawah.

 

Di sepanjang perjalanan untuk menuju lokasi pantai ini, anda akan disuguhkan dengan pemandangan alam persawahan yang sungguh indah. Anda akan menyaksikan aktivitas para petani yang bekerja di sawah. Jalan untuk menuju ke lokasi pantai sangat bagus karena sudah diaspal dengan sangat baik. Setelah sampai dikawasan pantai Delod berawah maka Anda akan disambut dengan patung putri duyung sebagai ikon pantai delod berawah.

6. Perancak, Kecamatan Jembrana. Kabupaten Jembrana

perancak

Objek Wisata Pura Perancak di Jembrana Bali adalah salah satu tempat wisata yang berada di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali, Indonesia. Objek Wisata Pura Perancak di Jembrana Bali adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari. Lokasi pura ini terletak di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali, Indonesia. Tetapi jika anda masih bingung di mana lokasi atau letak Objek Wisata Pura Perancak di Jembrana Bali saya sarankan anda mencari dengan mengetik Objek Wisata Pura Perancak di Jembrana Bali di search google maps saja. Objek Wisata Pura Perancak di Jembrana Bali memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sangat di sayangkan jika anda berada di kota Jembrana tidak mengunjungi Objek Wisata Pura Perancak di Jembrana Bali yang mempunyai keindahan yang tiada duanya tersebut.
 Objek Wisata Pura Perancak di Jembrana Bali sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan anda, apalagi saat liburan panjang seperti libur nasional, ataupun hari libur lainnya.  Keindahan Objek Wisata Pura Perancak di Jembrana Bali ini sangatlah baik bagi anda semua yang berada di dekat atau di kejauhan untuk merapat mengunjungi tempat Objek Wisata Pura Perancak di kota Jembrana.

7. Pura Majapahit, Kecamatan Negara. Kabupaten Jembrana

majapahit

Pura Majapahit terletak di Desa Baluk, Kecamatan Negara, Kebupaten Jembrana, Bali. Lokasinya persis di pinggir jalan raya Gilimanuk-Denpasar. Berkendara sekitar 30 menit dari Pelabuhan Gilimanuk.  Pura Majapahit ( Pura Sad kahyangan )adalah salah satu Pura yang tertua dan kemungkinan masuk Kahyangan Jagad, namun karna kurangnya umat Hindu yang memperhatikan, menjadikan Pura Majapahit ini tidak berkembang dengan baik. Pura Majapahit terletak di pingir sebelah selatan Jalan Denpasar – Gilimanuk di desa Baluk, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Jembrana, Bali, sekitar -/+ 30 menit ke timur dari Pelabuhan Gilimanuk.
Pura ini ber-Stana Dalem Majapahit yang menampung cerita tentang perjalanan bersama Macan putih dan Macan Hitam, sebelum Bathara Majapahit ke Denpasar .
Odalan Pura Majapahit di Jembrana jatuh pada Tumpek Wayang

9. Bendungan Benel, Kecamatan Negara. Kabupaten Jembrana

benel

Selain sebagai kawasan wisata, Pulau Dewata juga merupakan sebuah pulau yang penduduknya sebagian besar bermatapencaharian sebagai petani. Terutama di Jembrana dan Ubud. Di wilayah Jembrana, ada bendungan khusus yang tujuan utamanya dibangun adalah sarana utama untuk irigasi warga penduduk kawasan Jembrana. Sejak dibangun sebagai bendungan irigasi, kawasan Bendungan Benel menjadi terlihat semakin memukau. Ide untuk mengkomersialkan Bendungan Benel sebagai salah satu kawasan pariwisata pun dibuka. Bendungan Benel dekat dengan hutan lindung. Dengan begitu, Bendungan Benel dikelilingi oleh pepohonan besar. Apabila Anda datang dan melihat-lihat sekitar lokasi, Anda bisa merasakan udara sejuk. Di sisi lain, ada sawah-sawah terasering yang terhampar luas. Dengan adanya hutan lindung dan kawasan sawah itu, pemandangan di sekeliling Bendungan Benel menjadi makin menawan. Dengan kombinasi panorama itu, maka wilayah Bendungan Benel ini cocok untuk Anda yang suka fotografi alam. Bendungan Benel menjadi sumber irigasi untuk tanah pertanian sekitarnya yang kurang lebih mencapai 1.047 hektar. Selain sebagai sumber irigasi, Bendungan Benel juga menjadi sumber air minum warga sekitar dengan jumlah  konsumsi mencapai 64 liter per detiknya setiap hari.

10. Taman Nasional Bali Barat, Kecamatan Melaya. Kabupaten Jembrana

bali-barat

Riwayat Taman Nasional Bali Barat (TNBB) dimulai sejak tanggal 24 Maret 1911, ketika seorang ahli biologi dari Jerman, Dr. Baron Stressman, mendarat di sekitar wilayah Singaraja karena kapal Ekspedisi Maluku II yang ditumpanginya mengalami kerusakan. Baron Stressman tinggal di wilayah ini selama tiga bulan. Melalui penelitian yang tak disengaja, Baron Stressman menemukan spesies burung endemik yang langka, yaitu jalak bali (leucopsar rothschildi) di Desa Bubunan, sekitar 50 km dari Singaraja. aman Nasional Bali Barat memiliki jenis ekosistem yang unik, yaitu perpaduan antara ekosistem darat dan ekosistem laut. Wilayah TNBB terbentang di dua kabupaten, yaitu Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, dan Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, Indonesia. Taman Nasional Bali Barat mudah dicapai baik dari Kota Denpasar maupun dari Pelabuhan Gilimanuk. Hal ini karena lokasi taman nasional ini dilalui oleh jalan raya Gilimanuk—Negara maupun jalan raya Gilimanuk—Singaraja. Untuk menuju lokasi, wisatawan dapat menggunakan mobil pribadi atau menggunakan kendaraan umum (bus, taksi, atau carter mobil).

11. Bendungan Palasari, Kecamatan Melaya. Kabupaten Jembrana

palasari

Bendungan Palasari berlokasi 22 km sebelah barat laut kota Negara (pusat kota Jembrana) atau 120 km sebelah barat kota Denpasar, Bali. Dimana pembangunan fisik Bendungan Palasari dimulai pada bulan April 1986 yang memiliki luas genangan waduk 100 Ha dengan volume air 8.000.000 m3 dan dapat diselesaikan dalam waktu 3,5 tahun sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Pembangunan Bendungan Palasari menelan biaya sebesar Rp 9 Milyar yang bersumber dari pinjaman Asian Development Bank (ADB). Bendungan Palasari diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 23 Juli 1989. Tujuan atau fungsi awal dibangunnya Bendungan Palasari adalah sebagai pengendalian bencana banjir dan irigasi. Bagi Anda para wisatawan yang berkunjung ke Bendungan Palasari, Anda bisa menyalurkan hobi memancingnya di Bendungan ini. Selain berfungsi sebagai sumber pengairan pertanian, Bendungan Palasari ini juga di jadikan objek wisata. Para wisatawan yang berkunjung atau berwisata ke Bendungan ini tidak hanya sekedar menikmati pemandangan saja, namun bagi para wisatawan yang mempunyai hobi motor cross dan off road dapat menyalurkan hobinya di daerah sekitar Bendungan, karena di area Bendungan ini terdapat area motor cross dan off road. Biasanya pada hari – hari tertentu diadakan perlombaan motor cross dan off road di Bendungan Palasari ini.

12. Teluk Gilimanuk, Kecamatan Melaya. Kabupaten Jembrana

teluk-gilimanuk

Objek Wisata Teluk Gilimanuk di Melaya Jembrana Bali adalah salah satu tempat wisata yang berada di Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali, Indonesia. Objek Wisata Teluk Gilimanuk di Melaya Jembrana Bali adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari.
Objek Wisata Teluk Gilimanuk di Melaya Jembrana Bali memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sangat di sayangkan jika anda berada di kota Jembrana tidak mengunjungi Objek Wisata Teluk Gilimanuk di Melaya Jembrana Bali yang mempunyai keindahan yang tiada duanya tersebut.

Objek Wisata Teluk Gilimanuk di Melaya Jembrana Bali sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan anda, apalagi saat liburan panjang seperti libur nasional, ataupun hari libur lainnya.  Keindahan Objek Wisata Teluk Gilimanuk di Melaya Jembrana Bali ini sangatlah baik bagi anda semua yang berada di dekat atau di kejauhan untuk merapat mengunjungi Objek Wisata Teluk Gilimanuk di kota Jembrana.