Kabupaten Gianyar - Bali Destiny Travel

KABUPATEN GIANYAR

Kabupaten Gianyar adalah sebuah Kabupaten di provinsi Bali, Indonesia. Daerah ini merupakan pusat budaya ukiran di Bali. Gianyar berbatasan dengan Kota Denpasar di barat daya, Kabupaten Badung di barat, Kabupaten Bangli di timur dan Kabupaten Klungkung di tenggara. Sejarah Kota Gianyar ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Gianyar No.9 tahun 2004 tanggal 2 April 2004 tentang Hari jadi Kota Gianyar.

Sejarah dua seperempat abad lebih, tempatnya 244 tahun yang lalu, 19 April 1771, ketika Gianyar dipilih menjadi nama sebuah keraton, Puri Agung yaitu Istana Raja (Anak Agung) oleh Ida Dewa Manggis Sakti maka sebuah kerajaan yang berdaulat dan otonom telah lahir serta ikut pentas dalam percaturan kekuasaan kerajaan-kerajaan di Bali.

Wilayah Kabupaten Gianyar dibagi menjadi 7 kecamatan, yaitu:

  1. Kecamatan Sukawati
  2. Kecamatan Blahbatuh
  3. Kecamatan Gianyar
  4. Kecamatan Ubud
  5. Kecamatan Tampaksiring
  6. Kecamatan Tegalalang
  7. Kecamatan Payangan

 

map

Gianyar adalah Kabupaten yang terkenal akan kerajinannnya, Mulai dari kerajinan perak, patung hingga karya karya lukisan.

 

Berikut adalah beberapa objek wisata yang terdapat di Kabupaten GIanyar

1. Pasar Seni Sukawati, Kecamatan Sukawati. Kabupaten Gianyar

pasar-seni-sukawati

Pasar Sukawati adalah pasar Seni yang sangat terkenal sampai ke penjuru dunia. Pasar seni Sukawati terdapat di Desa Sukawati Kabupaten Gianyar. Jarak dari airport Denpasar sekitar tiga puluh kilometer, yang dapat anda tempuh dengan mobil selama 45 menit.

Pasar seni Sukawati sangat terkenal karena menjual pakaian dan kerajinan traditional khas Bali dengan harga yang sangat murah. Pakaian seperti Batik yang berciri khas Batik ornamen Bali.

Anda juga akan banyak melihat pakaian baik celana maupun baju, yang dapat anda gunakan di pantai dan harganya pun sangat murah dibandingkan dengan tempat lain. Jadi anda dapat membeli oleh-oleh khas Bali, yang dapat anda berikan kepada teman dan keluarga anda, tanpa banyak menghabiskan biaya liburan. Semua harga yang ditawarkan disini, dapat anda tawar. Jadi pintar-pintarlah untuk menawar. Sebagai bayangan untuk anda, harga pas di pasar Pasar Seni Sukawati adalah sepertiga dari harga yang ditawarkan oleh penjual

Lokasi : Jl. Raya Sukawati, Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali 80582

2. Air Terjun Tegunungan, Kecamatan Sukawati. Kabupaten Gianyar

tegunungan

Objek wisata air terjun Tegenungan Gianyar juga memiliki nama lain yaitu air terjun Kemenuh, karena berada di Desa Kemunuh Kabupaten Gianyar.

Alamat atau Lokasi dari air terjun Kemenuh, berada di Desa Kemenuh yang merupakan wilayah Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Untuk melihat lokasi pasti dan mengetahui jalan menuju air terjun Tegenungan Gianyar, silakan klik link ini lokasi air terjun Kemenuh. Dilihat dari peta, maka lokasi air terjun Tegenungan adalah lokasi air terjun yang terdekat dengan Bali Selatan. Sebagian besar air terjun di Bali berlokasi di daerah pengunungan atau daerah yang memiliki dataran tinggi, tetapi air terjun Tegenungan, satu-satunya yang berada di dataran rendah.

Air terjun Tegenungan, memiliki tinggi kira-kira 4 meter, tapi memiliki debit air yang lumayan banyak. Air di lokasi air terjun Kemenuh sangat jernih dan cocok buat anda yang sekedar ingin bermain air atau mandi. Di lokasi air terjun ini, anda juga dapat melihat pura dan pancoran air yang berasal dari mata air.

 

 

3. Tukad Beji Guwang, Kecamatan Sukawati. Kabupaten Gianyar

tuka-beji-guwang

Jika Anda kebetulan berlibur ke Pulau Bali tidak salahnya mengunjungi objek wisata ngarai tersembunyi di Kabupaten Gianyar. Tempat wisata tantangan ini bernama Ngarai Tersembunyi Tukad Beji Guwang dan wisatawan asing menyebut lokasi ini dengan nama Hidden Canyon Tukad Beji Guwang.

Ngarai ini berada di sebuah sungai yang bernama Tukad Beji. Sungai ini dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk mandi karena aliran sungainya jernih. Sebelum menjadi objek wisata, dulunya sungai ini dijadikan sebagai spot untuk memancing. Di sungai ini terdapat sebuah tempat suci yang bernama Pura Beji, sekaligus menjadi cikal bakal nama dari tukad tersebut. Di pura tersebut terdapat pancuran yang airnya sering digunakan oleh warga sekitar untuk kebutuhan minum dan untuk membuat air suci untuk keperluan upacara di pura-pura sekitar. Semenjak ngarai ini menjadi tempat wisata, warga sekitar tidak dizinkan memancing ikan di sungai tersebut. Bahkan agar kelihatan benar-benar alami, penduduk setempat bersama Desa adat menebar benih ikan di tukad tersebut. Tidak heran jika kita mengunjungi lokasi ini akan melihat ikan berenang bebas di sungai ini.

 

4. Desa Celuk, Kecamatan Sukawati. Kabupaten Gianyar

celuk

Celuk adalah sebuah Desa dengan hasil produksi seni kerajinan perak yang tersohor, sehingga menjadi objek wisata identik sebagai penghasil perak terkenal di Bali tidak itu juga diproduksi juga kerajianan emas, bahkan sampai ke mancanegara. Sebagai Desa terkenal kemudian menjadi tujuan wisatawan domestik maupun asing, Celuk dapat dikunjungi, buka setiap hari dari pagi sampai sore.

Para pelancong bisa datang dan berkunjung ke sini untuk melihat dari dekat para seniman mengerjakan kerajinan tradisional ini, berkreasi membuat perhiasan emas, perak dengan hasil produksi bermutu tinggi. Anda bisa dengan mudah menemukan ataupun bisa membeli langsung perhiasan-perhiasan di etalase yang dipajang langsung di workshop para seniman.Dipastikan produk yang dihasilkan berkualitas baik dan bermutu tinggi.

Celuk termasuk wilayah Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, lokasinya berada diantara Desa Batubulan sebagi tempat pementasan tari Barong dan pasar Sukawati, sehingga menjadi satu paket perjalanan terutama yang suka shopping nelanjutkan untuk belanja oleh-oleh khas Bali bisa langsung ke pasar Sukawati.

Berada di tempat strategis pada jalur pariwisata Batubulan – Sukawati – Ubud – Kintamani, berada dalam jaringan pengrajin seperti Desa Batubulan, Batuan dan Mas. Ditempuh sekitar 30 menit atau dengan jarak 15 km Timur Laut Denpasar. Jika anda sewa mobil di Bali ataupun tour menuju jurusan Ubud atau Kintamani, tidak ada salahnya anda mengunjungi Desa ini, karena anda akan melewatinya.

5. Desa Batuan, Kecamatan Sukawati. Kabupaten Gianyar

batuan

Batuan adalah sebuah Desa di Bali.  Desa yang berada tidak jauh dari Desa Sukawati ini memiliki beberapa objek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Desa Batuan dikenal sebagai salah satu Desa seniman di  Bali, terutama di bidang seni lukis dan seni ukir. Di Desa ini, Anda akan menyaksikan hubungan harmonis antara manusia dengan alam. Tiap rumah penduduk memiliki bangunan-bangunan yang punya fungsi tersendiri.

 

Pura Puseh Desa Batuan

Pura Puseh Batuan merupakan Pura Kahyangan Tiga. Pada area parkir Pura, ada berdiri sebuah bangunan kuno yang disebut Wantilan, tempat ini digunakan sebagai ruang pertemuan dan berlatih setiap jenis tarian Bali sebagai Gambuh Dance, Tari Pendet, dll Sebelum Anda memasukkan candi ada beberapa orang lokal di Wantilan akan meminjamkan ‘Kamben’ (kostum tradisional Bali). Ini adalah suatu keharusan bagi para wisatawan  untuk memakai ‘Kamben’ untuk menunjukkan rasa hormat kita kepada tempat suci tersebut. Untuk  masuk ke dalam Pura ini Ini Anda tidak akan dikenakan biaya untuk masuk . namun, orang-orang lokal mengharapkan setiap wisatawan yang mengunjungi Pura ini dapat menyumbangkan dalam jumlah uang dengan untuk mendukung pemeliharan Pura tersebut. Disana telah disediakan kotak sumbangan sederhana, dimana masyrakat Bali memberi sebutan ” Medana Punia”.

6. Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati. Kabupaten Gianyar

batubulan

Bagi pengunjung yang suka dengan kesenian, maka Bali banyak sekali tempat yang bisa dijadikan lokasi untuk memuaskan hasrat tersebut, salah satunya adalah Desa Batubulan. Desa Batubulan ini merupakan salah satu Desa seni yang berada di Bali, dengan andalan utamanya di bidang ukiran patung batu. Desa Bulan ini berada di Kabupaten Gianyar. Sesuai dengan namanya yakni “Batubulan”, di Desa ini banyak terdapat art shop yang memajang berbagai kesenian patung batu seperti Patung Budha, Ganesha, Para Dewa, dsb, serta berbagai jenis patung yang bertipe modern. Kebanyakan bahan dasar pembuatan patung di Desa Batubulan tersebut hampir keseluruhannya berasal dari Bali, meskipun ada sebagiannya yang didatangkan dari luar daerah Bali.

Desa Batubulan selain terkenal sebagai daerah penghasil berbagai macam kerajinan patung yang berasal dari batu, juga terkenal sebagai tempat pementasan tarian Barong yang biasanya dipentaskan pagi hari sekitar pukul 09.30 dan tarian Kecak yang dipentaskan pada pukul 18.30 yang berlangsung selama satu jam setiap hari.

 

 

7. Bali Zoo Park, Kecamatan Sukawati. Kabupaten Gianyar

bali-zoo

Bali zoo park masuk dalam wilayah Kabupaten Gianyar Bali. Hanya perlu 20 menit untuk mencapai lokasi Bali zoo Gianyar, jika pembaca berangkat dari kawasan tempat wisata di Ubud Bali. Alamat lengkap lokasi dari Bali zoo Gianyar berada di Jalan Raya Singapadu, Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Daya tarik utama dari Bali Zoo Park terletak pada tata letak dan Desain taman dengan jalur tempat jalan pengunjung yang tertata dan terarah. Dengan jalur pengunjung yang tertata sangat bagus, membuat pengujung yang pertama kali liburan ke Bali Zoo Park, tidak akan kebingungan.

Karena saya seorang bapak jadi sangat tahu betul keinginan anak-anak. Terkadang tidak semua anak menyukai liburan ke kebun binatang. Zoo Park Gianyar sangat jeli akan hal ini, maka fasilitas kebun binatang juga dilengkapi dengan wahana air, yang membuat semua anak-anak akan suka. Perpaduaan antara kebun binatang dan wahana air, salah satu daya tarik utama untuk liburan ke Zoo Park Gianyar Bali.

8. Bali Bird Park, Kecamatan Sukawati. Kabupaten Gianyar

 

bali-bird-park

Bagi kamu yang saat ini berencana mengajak keluargamu untuk pergi berlibur, taman burung yang berada di Desa Singapadu sepertinya layak kamu pertimbangkan untuk dikunjungi. Pasalnya Bali Bird Park ini mengoleksi beragam jenis burung yang indah.

Menariknya lagi, pengunjung yang datang ke salah satu destinasi wisata yang ada di Gianyar ini tidak hanya bisa melihat burung tersebut saja, namun juga berfoto-foto, melihat burung diberi makan, dan sebagainya sehingga sangat amat menyenangkan.

Alamat: Jl. Serma Cok Ngurah Gambir, Singapadu, Batubulan, Kec. Gianyar, Bali

9. Goa Gajah, Kecamatan Blahbatuh. Kabupaten Gianyar

goa-gajah

Salah satu obyek wisata Bali menarik lainnya, yang ramai di kunjungi wisatawan saat berlibur di Bali adalah objek wisata Goa Gajah di Ubud. Objek pariwisata ini, hampir setiap hari ramai mendapat kunjungan dari para wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan Indonesia. Karena objek wisata ini banyak mendapatkan minat dari wisatawan. Maka banyak penyedia jasa paket Bali tour murah, memasukan objek wisata ini dalam jadwal tour mereka.

Diduga kata Goa Gajah berasal dari kata “ Lwa Gajah”. Pada lontar Negarakertagama yang disusun oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365 M, terdapat nama “ Lwa Gajah”. Jika diartikan, ke bahasa Indonesia, maka kata “ Lwa “ berarti sungai dan Gajah yang berarti wihara tempat pemujaan para Bhiksu umat beragama Budha. Maka nama kata “ Lwa Gajah” dapat diartikan sebagai tempat pertapaan para Bhiksu umat beragama Budha yang lokasinya berada di tepi sungai. Dari areal parkir menuju lokasi pertapaan, wisatawan harus menuruni anak tangga. Tempat ini dikelilingi pepohonan hijau yang rindang, sehingga suasananya sangat sejuk dan asri. Menurut petugas yang menjaga obyek wisata ini, pepohonan tersebut sudah berusia ratusan tahun.

 

10. Yeh Pulu, Kecamatan Blahbatuh. Kabupaten Gianyar

yeh-pulu

Lokasi dari objek wisata Yeh Pulu Bali, berada di Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Karena terletak di Desa Bedahulu, pura Yeh Pulu juga sering disebut dengan nama Yeh Pulu Bedulu. Untuk berwisata ke objek wisata Yeh Pulu, anda tidak harus secara khusus meluangkan waktu untuk ke objek wisata di Ubud ini. Karena tempat wisata Yeh Pulu, searah dengan rute Kuta – Denpasar – Ubud – Kintamani.

Untuk mencapai lokasi tempat wisata Pura Yeh Pulu, cara terbaik adalah menggunakan jasa sewa mobil di Bali dengan sopir. Karena mencari lokasi dari tempat wisata ini, lumayan susah dan sangat jarang tersedia taksi untuk mengantar anda kembali. Selain itu menggunakan jasa sewa mobil + driver di Bali, selain harga total lebih murah, anda juga tidak perlu memikirkan akan tempat parkir dan kemacetan di jalan raya.

Untuk mencapai lokasi dari pura ini, anda harus melewati jalanan setapak lumayan kecil. Jalan setapak ini sangat terawat, baik dari sisi kebersihan dan keindahan. Perawatan akan jalan setapak ini, dilakukan oleh masyarakat sekitar yang memiliki organisasi pertanian, dengan nama Subak. Di lokasi objek wisata ini, tersedia sarana tempat parkir, toilet, toko penjual oleh-oleh khas Bali dan jasa pemandu wisata, jika anda ingin tahu lebih tentang sejarah Pura Yeh Pulu Bedulu.

 

11. Wisata Budaya Perang Sampian, Kecamatan Blahbatuh. Kabupaten Gianyar

perang-sampian

Wisata Budaya Perang Sampian di Blahbatuh Gianyar Bali adalah salah satu tempat wisata yang berada di JL. Pura Samuan Tiga, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, Indonesia. Wisata Budaya Perang Sampian di Blahbatuh Gianyar Bali adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari.

Wisata Budaya Perang Sampian di Blahbatuh Gianyar Bali memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sangat di sayangkan jika anda berada di kota Gianyar tidak mengunjungi Wisata Budaya Perang Sampian di Blahbatuh Gianyar Bali yang mempunyai keindahan yang tiada duanya tersebut.

Wisata Budaya Perang Sampian di Blahbatuh Gianyar Bali sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan anda, apalagi saat liburan panjang seperti libur nasional, ataupun hari libur lainnya.  Keindahan Wisata Budaya Perang Sampian di Blahbatuh Gianyar Bali ini sangatlah baik bagi anda semua yang berada di dekat atau di kejauhan untuk merapat mengunjungi tempat Wisata Budaya Perang Sampian di kota Gianyar.

 

 

11. Pantai Masceti, Kecamatan Blahbatuh. Kabupaten Gianyar

SONY DSC

 

Nama Pantai Masceti ini diambil dari nama Pura yang berada dilokasi yaitu Pura Masceti. Pantai Masceti terletak di Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Pantai ini masih dalam satu garis pantai dengan pantai-pantai yang ada di sepanjang jalan By Pass Ida Bagus Mantra, misalnya Pantai Keramas dan Pantai Saba. Untuk mengakses pantai ini sangatlah mudah karena terletak di jalur jalan By Pass Ida Bagus Mantra. Jika Anda datang dari kawasan Bandara Ngurah Rai hanya memerlukan waktu kurang lebih 1 jam perjalanan dengan melalui jalan Tol Bali Mandara, kemudian Jalan By Pass Ngurah Rai dilanjutkan ke jalan By Pass Ida Bagus Mantra. Di jalan By Pass Ida Bagus Mantra nanti akan menemukan petunjuk arah ke Pantai Masceti kemudian belok ke kanan. Ikuti jalan tersebut nanti akan diarahkan ke area parkir menuju pantai tersebut. Jika Anda datang dari kawasan pusat Kota Denpasar hanya memerlukan waktu kurang lebih 30 menit perjalanan.

Tidak seperti Pantai Lebih yang selalu ramai dikunjungi wisatawan, Pantai Masceti masih sepi dari wisatawan domestik maupun asing, itu dikarenakan pantai ini belum populer. Walaupun begitu, pantai ini memang layak dikunjungi karena memiliki keindahan laut biru dan keasrian alam disekitarnya membuat anda akan betah berlama-lama di tempat ini. Pantai ini memiliki panorama alam yang menawan dengan deburan ombaknya yang mampu memecah keheningan serta tiupan angin luat lepasnya yang sepoi-sepoi. Pantai ini akan ramai dikunjungi pada saat sore hari dan saat-saat hari libur oleh penduduk lokal.

 

13. Pantai Lebih, Kecamatan Gianyar. Kabupaten Gianyar

pantai-lebih

Tempat Wisata Pantai Lebih Gianyar Bali merupakan alah satu tempat yang bisa anda jadikan tempat berlibur untuk menikmati kuliner khas Bali aktivitas lainnya. Mungkin Anda bertanya-tanya, kenapa pantai ini diberi nama Pantai Lebih? Hal ini disebabkan karena untuk memudahkan para wisatawan untuk mengingat nama pantai ini sehingga diberi nama sesuai dengan lokasinya yang berada di Desa Lebih.

Untuk mengakses pantai ini sangatlah mudah karena pantai Lebih terletak di JL. by Pass Ida Bagus Mantra, Desa Lebih, Kecamatan Ginyar. Jika datang dari kota Gianyar kita akan menempuh perjalanan sepanjang kurang lebih 4 km. Sementara jika datang dari Bandara Ngurah Rai kita akan menempuh perjalanan sekitar 36 km dan jika dari Kota Denpasar kita akan menempuh jarak kira-kira 25 km. Lokasi objek wisata Pantai Lebih juga sangat dekat dengan objek wisata Taman Safari dan Marine Park yang berjarak sekitar 2 km. Sekarang ini, suasana Pantai Lebih tidak alami seperti dulu karena sekarang di tepian pantai terdapat batu-batu penahan gelombang agar pantai tidak terkena abrasi. Walaupun begitu pantai ini sangat cocok dijadikan tempat berlibur bagi pengunjung yang menyukai kenyamanan bersama keluarga dan teman-teman Anda.

 

14. Bukit Jati Waterboom, Kecamatan Gianyar. Kabupaten Gianyar

bukit-jati-watergboom

Bukit Jati Waterboom ini terletak di Jl Raya Bukit Jati Samplangan, Gianyar. Lokasinya tidak jauh dari pusat Kota Gianyar dan bila Anda masuk dari Jl By Pass Ida Bagus Mantra cukup banyak papan petunjuk menuju waterboom ini. Kami memilih jalur dari Jl By Pass Ida Bagus Mantra, setelah melewati Bali Safari & Marine Park Anda belok kiri di perempatan Pantai Lebih, ikuti jalan ke arah Kota Gianyar, dan ikuti papan petunjuk ke arah Bukit Jati Waterboom, nanti Anda akan melihat pintu masuk Bukit Jati Waterboom dengan gambar gurita raksasa yang cukup “eyecatching”. Berikut lokasi Bukit Jati Waterboom di googlemap.

Tiket Masuk untuk orang dewasa adalah Rp.50.000,- sementara untuk anak-anak adalah Rp.35.000,- Untuk tiket masuk ini ditambahkan lagi 12,5% untuk iuran banjar dan Desa. Untuk tiket ini sudah termasuk untuk semua wahana, tetapi pengunjung harus bayar Rp.10.000 untuk loker dan Rp.10.000 untuk ban tube.

Wahana di Bukit Jati Waterboom ini dilengkapi dengan kolam arus, kolam anak dan dua slide besar. Untuk anak-anak tidak dapat menaiki slide besar tersebut. Selain itu terdapat restoran dan mini market bagi Anda yang membutuhkan makanan, atau minuman kketika bermain di dalam waterboom.

15. Taman Nusa, Kecamatan Gianyar. Kabupaten Gianyar

taman-nusa

Taman Nusa merupakan taman wisata budaya yang memberikan pengetahuan menyeluruh tentang budaya dari berbagai etnis Indonesia dalam suasana alam pulau Bali. Misi Taman Nusa adalah untuk menjadikan taman budaya sebagai sarana pelestarian, rekreasi dan didaktika bagi para pengunjung baik lokal maupun mancanegara untuk lebih memahami budaya Indonesia dengan cara yang menarik dan interaktif.

Di kawasan seluas 15 hektar, pengunjung berkesempatan untuk menjelajah dan menikmati panorama perjalanan waktu Bangsa Indonesia, dimulai dari masa prasejarah, jaman perunggu, masa kerajaan hingga kampung budaya Indonesia. Perjalanan berlanjut ke masa awal Indonesia, era kemerdekaan, masa kini dan akhirnya sampai di harapan Indonesia masa depan

16. Air Terjun Kanto Lampo, Kecamatan Gianyar. Kabupaten Gianyar

air-terjun-kunto-lampo

Air Terjun Kanto Lampo memiliki pesona alami dikagumi banyak pengunjung. Keberadaanya dekat pemukiman penduduk menjadikan air terjun ini terkesan beda.

Jika kebanyakan air terjun berada di kawasan perbukitan, hutan maupun pegunungan di dataran tinggi, Air Terjun Kanto Lampo justru berada di wilayah dataran rendah di Banjar Kelod Kangin, Desa Beng, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali.

Kondisi geografis Air Terjun Kanto Lampo bersuhu panas seperti suhu di kota Denpasar, ketika siang. Panas akibat sengatan matahari cukup terasa di kulit.

Kesejukan baru bisa didapat saat kaki sudah menjejakan ke dasar sungai. Karena di sekitar sungai beberapa pohon besar tumbuh, di sekeliling juga ada perkebunan warga.

17. Air Terjun Goa Rang Reng, Kecamatan Gianyar. Kabupaten Gianyar

air-terjun-goa-reng-reng

Tempat wisata ini berlokasi di Br. Gitgit, Desa Babakan, Kecamatan/Kabupaten Gianyar. Mendengar kata Gitgit mungkin anda terbayang dengan keberadaan Air Terjun Gitgit yang berdada di Kabupaten Buleleng. Pemandangan alam yang disuguhkan sama berupa air terjun tapi nuansa dan suasanya sangat berbeda. Objek wisata Air Terjun Goa Rang Reng mendadak menjadi terkenal, setelah banyak pengunjung mempublikasikan keindahannya melalui media sosial. Bahkan saat weekend ataupun liburan hari raya, pengunjung yang datang bisa sampai ribuan, kunjungan yang cukup fantastik. Siapa pula yang tidak penasaran, apa saja keistimewaannya, sehingga cukup menarik digali informasinya.

Objek wisata Air Terjun Goa Rang Reng ini terlihat unik sekilas seperti Air Terjun Kanto Lampo, air mengalir pada sungai berbentuk tebing berundak, aliran air tidak terjun bebas ke bawah seperti air terjun pada umumnya, karena aliran air yang terus menerus tersebut bebatuan disekitarnya ditumbuhi lumut hijau, perpaduan warna bebatuan serta airnya yang jernih dalam balutan alam asri, membuatnya terlihat unik dan cantik, aliran airnya juga jernih, sehingga banyak pengunjung yang memanfaatkan aliran air terjun ini untuk mandi, atau sekedar fun berada dan mandi diundakan-undakan tebing sungai yang tercipta alami tersebut.

 

 

18. Monkey Forest, Kecamatan Ubud. Kabupaten Gianyar

monkey-forest

Monkey forest masuk dalam salah satu tempat wisata di Ubud yang wajib dikunjungi, karena sangat ikonik dan mewakili kesan akan objek wisata Ubud secara keseluruhan. Objek wisata monkey forest Ubud merupakan kawasan hutan lindung dan di dalam hutan ini, terdapat pura sakral umat Hindu Bali, bernama Pura Dalem Agung Padangtegal. Nama asli objek wisata monkey forest Ubud adalah Mandala Wisata Wenara Wana, tapi lebih dikenal dengan nama Sacred Monkey Forest Sanctuary.

Lokasi objek wisata monkey forest Ubud Bali, berada di Jalan Monkey Forest Ubud, Kabupaten Gianyar – Bali dengan kode pos 80571. Jika anda berangkat dari bandara Ngurah Rai langsung menuju lokasi dari Ubud monkey forest, maka akan memerlukan waktu kurang lebih 1 jam, 15 menit, dengan jarak tempuh sekitar 36 kilometer.

Jika anda ingin memasuki objek wisata monkey forest Ubud, anda akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar:

  • Dewasa – Rp 50.000 per orang.
  • Anak (3 – 12 tahun) – Rp 40.000 / anak.

Untuk parkir mobil gratis untuk pengunjung Sacred Monkey Forest Sanctuary.

19. Puri Saren Ubud. Kecamatan Ubud. Kabupaten Gianyar

puri-sanren

Puri Saren Ubud merupakan istana kerajaan Ubud yang sangat indah dengan tetap memertahankan rumah-rumah tradisional yang menjadi lokasi kediaman Raja Ubud. Eksistensi puri ini menujukkan jiwa serta identitas Desa Ubud sendiri secara khusus, dan Bali pada umumnya. Sekalipun sistem feodal sudah lama dihilangkan namun bukan berarti rasa hormat kepada raja ataupun keturunannya menjadi serta merta luntur. Puri Saren Ubud ini berada di Jalan Utama Ubud, Gianyar, Provinsi Bali. Puri Saren Ubud berjarak 22 km dari Kota Denpasar Bali sehingga hanya dalam waktu 35 menit perjalanan, Anda akan tiba di tempat wisata ini

Puri ini dibangun oleh Ida Tjokorda Putu Kandel yang memerintah sekitar tahun 1800-1823 M. Selama ini Puri Saren difungsikan sebagai repositori budaya tradisional Bali yakni sebagai pelindung utama kesenian, tarian, maupun sastra Bali. Puri ini sangat unik, karena memiliki benda-benda yang sarat dengan estetika yang tinggi, bangunan tradisionalnya menawan dan artistik. Puri ini dilengkapi juga dengan auditorium/wantilan sebagai tempat pertemuan.

 

20. Pasar Seni Ubud, Kecamatan Sukawati. Kabupaten Gianyar

pasan-seni-ubud

Pasar seni  Ubud memang menyediakan berbagai barang kerajinan yang cukup lengkap, cocok sebagai tempat wisata belanja, terutama untuk oleh-oleh khas Bali, harga barang ditawarkan mulai ribuan rupiah sampai puluhan juta rupiah. Berbagai barang pernak-pernik atau aksesoris bisa anda temukan dengan mudah, begitu juga barang kerajinan dari batik kelapa, bambu, anyaman serta hiasan-hiasan untuk dekorasi rumah, termasuk juga sandal, tas, dompet, selimut, bed cover, lukisan, cangkir, ukiran, patung dan banyak lagi lainnya. Setiap harinya pasar Ubud ini selalu ramai pengunjung, apalagi saat liburan tiba, terkadang parkir yang disediakan tidak cukup untuk menampung kendaraan.

Untuk itulah berkunjung ke pasar seni Ubud, lebih direkomendasikan dengan supir sehingga anda tidak perlu repot lagi memikirkan tempat parkir. Pasar tradisional ini sebenarnya cukup luas terdiri dari dua lantai, namun pengunjung lebih suka belanja di toko-toko dekat dengan areal parkir, tetapi jika anda memiliki banyak waktu untuk belanja dan memilih barang yang diinginkan, cobalah menyusuri toko-toko sepanjang pasar ini, karena barang-barang ditawarkan banyak jenis, serta antara satu toko dengan lainnya menjual jenis barang sama, sehingga anda bisa memanfaatkan untuk memilih harga terbaik, peluang tawar-menawar lebih memungkinkan, karena banyak pilihan tempat, sehingga barang yang anda dapatkan sesuai selera dan harapan.

21. Bukit Campuhan, Kecamatan Ubud. Kabupaten Gianyar

bukit-campuhan

Ubud memang selalu memberikan tempat-tempat atau objek wisata yang menarik untuk dikunjungi salah satunya Bukit yang indah, yang asri yang penuh dengan warna hijau. Namanya adalah Bukit Campuhan atau orang-orang juga suka menyebutnya Bukit Cinta. Objek wisata Bukit Campuhan Ubud memiliki jogging track yang hanya bisa diakses dengan berjalan kaki ataupun dengan sepeda kayuh, karena ada beberapa anak tangga untuk menuju kawasan ini, sehingga kendaraan motor cukup parkir di tempat yang disediakan. Jalur lintasan untuk trekking tersebut berada persis di atas bukit dengan lebar sekitar 1.5 meter dan panjang lintasan sekitar 2 km. Jalan-jalan di Bali terutama jika berada dan merencanakan berkunjung ke Ubud akan sayang sekali untuk melewatkan tempat ini.

Sepanjang perjalanan menyusuri jalur trekking di atas Bukit Campuhan Ubud, anda akan disuguhi pemandangan padang ilalang yang memenuhi permukaan bukit. Bukit Gunung Lebah ini juga diapit oleh 2 anak sungai, sehingga tercipta lembah-lembah dengan rerimbunan pohon-pohon tropis, di kejauhan terlihat sekumpulan pohon nyiur dan hamparan persawahan tersaji indah, di bagian lainnya terlihat sejumlah hotel dan villa yang terdapat di tebing-tebing bukit.

22. Musium Agung Rai / Arma Museum, Kecamatan Ubud. Kabupaten Gianyar

 arma

Museum Seni Agung Rai merupakan salah satu museum seni rupa di Bali yang menyimpan berbagai koleksi lukisan yang berasal dari pelukis-pelukis ternama baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Museum ini diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Prof. Dr. Ing. Wardiman Djojonegoro pada 9 Juni 1996.

ARMA tidak hanya sekadar museum, karena merupakan pusat visualisasi dan seni pertunjukan, dan memberikan kesempatan bagi pengunjung, dan memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati pameran permanen dan temporer karya berbagai seniman, pertunjukan teater, tarian, musik, dan kelas melukis, toko buku, ruangan baca, perpustakaan, bengkel budaya, program pelatihan dan seminar.

Pameran permanen koleksi lukisan tersebut merupakan karya masyarakat Bali, Indonesia, dan seniman asing yang dikoleksi oleh Yayasan ARMA. Lukisan yang dipamerkan antara lain : lukisan Kamasan klasik yang dibuat di atas kulit kayu, masterpieces para seniman batuan dari tahun 1930-an hingga 1940-an, karya Raden Saleh Syarif Bustaman, Walter Spies, I Gusti Nyoman Lempad, Ida Bagus Buat, Anak Agung Gede Sobrat, I Gusti Deblog, Willem Gerald Hofker dan Adrien Le Mayeur De Merpres.

23. Musium Antonio Blanco, Kecamatan Ubud. Kabupaten Gianyar

antonio-blanco

Museum Antonio Blanco Bali menjadi salah satu museum yang memajang lukisan-lukisan luarbiasa milik Don Antonio Blanco. Dari namanya saja travelers bisa tebak kalau orang ini bukan asli Indonesia ya. Tapi kok bisa membangun dan memamerkan lukisan yang cukup banyak di Museum Antonio Blanco ini? Biar nggak tambah penasaran, yuk kita melancong ke Ubud, tempat dimana Museum Antonio Blanco berada.

Alamat Museum Antonio Blanco ada di Jalan Raya Campuhan, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Dibutuhkan waktu selama 45 menit – 1 jam dari Bandara Udara Ngurah Rai Denpasar. Museum Antonio Blanco buka tiap hari dari pukul 09.00 – 17.00 dengan biaya tiket masuk Rp30.000* per orang untuk wisatawan lokal dan Rp80.000* untuk wisatawan mancanegara.

Lokasi Museum Antonio Blanco yang ada di di atas bukit dan dikelilingi oleh Sungai Campuhan membuat alam disekitarnya begitu sejuk dan adem. Jalan yang berkelok-kelok dan menanjak pun menuntut kemahiran dalam berkendara, baik motor ataupun mobil. Adalah Tjokorda Gde Agung Sukawati, Raja Ubud terakhir dari Puri Saren (1910 – 1978) yang memberikan tanah ini pada Antonio Blanco.

24. Musium Rudana, Kecamatan Ubud. Kabupaten Gianyar

rudana

Satu lagi tempat wisata di Ubud Bali yang wajib dikunjungi yaitu Museum Rudana Fine Art Gallery yang beralamat di Jl. Cok Rai Pudak 44, Ubud, Bali. Museum Rudana dibangun dengan konsep dan paradigma komprehensif, Tri Hita Karana, menggabungkan ruang, lingkungan, dan struktur spasial sehingga menyuguhkan sebuah sajian museum yang unik dan berkarakter. Dengan menempati sebuah gedung yang dirancang secara khusus, sehingga mampu menggabungkan filsafat profan (suci) dengan nilai-nilai seni.

      Museum Rudana Fine Art Galeri didirikan untuk memamerkan dan mempromosikan hasil karya seni, terutama lukisan dan patung. Kebanyakan karya seni yang dipamerkan adalah buah karya seniman lokal Bali, seperti Igusti Nyoman Lempad, Nyoman Gunarsa, Made Wianta, dll. Sementara itu, hasil karya seni dari luar Bali diantaranya buah karya Affandi, Basuki Abdullah, Srisuhardi Soedarsono, Sunaryo Sutono, dan beberapa karya seniman asing yang tingggal di Bali, seperti Antonio Blanco dan Arie Smit. Nama Museum Rudana diambil dari nama seorang tokoh pendirinya, yaitu Nyoman Rudana yang berprofesi sebagai kolektor lukisan sekaligus pemilik Rudana Fine Art Galleri dan Genta Fine Art Gallery.

 

25. Gunung Kawi, Kecamatan Tampaksiring. Kabupaten Gianyar

gunung-kawi

Pura Gunung Kawi sebatu bermakna “Gunung” and “Kawi= dibuat” serta Sebatu yang merujuk pada nama Desa tempat pura ini dibangun. Sebatu sendiri berarti “batu”. Pura ini berkategori “Dhang Kahyangan” dimana semua umat Hindu di Bali boleh beribadah disini karena Pura-pura di Bali memiliki kategori berbeda seperti pura yang hanya boleh digunakan oleh salah satu kasta, hanya untuk Desa tertentu dan sebagainya. jadi orang yang beribadah di pura ini tidak hanya datang dari Desa sebatu saja tapi dari seluruh umat hindu di Bali. selain untuk beribadah, di pura ini juga terdapat beberapa pancuran air suci dimana masyarakat menggunakannya untuk “Melukat” atau mandi penyucian karena dipercaya jika “Melukat” di pancuran ini akan diberkati oleh para dewa. Setelah kita membahas tentang sejarah dan tentang pura itu sendiri mari kita bahas apa saja hal menarik tentang Gunung Kawi Sebatu Temple.

Terdapat tiga bagian pura yaitu pura utama, dimana ditempat ini para jemaat beribadah. hari dimana pura ini akan banyak jemaat biasanya di hari suci agama Hindu Bali seperti purnama, Galungan, Kuningan serta hari besar lainnya untuk agama Hindu di Bali. Pada bagian sisi kiri luar pura utama terdapat pancuran air suci dan disilah tempat bagi mereka yang benar-benar ingin menyucikan diri. pada sisi kiri dalam pura utama terdapat sebuah mata air yang berbentuk kolam, ditengahnya ada sebuah candi. inilah air paling disucikan di pura ini. jika anda di izinkan untuk menyentuh air di kolam atau bahkan di pancuran maka anda dilarang untuk menyentuh air di mata air ini, hanya pemangku dan pendeta yang boleh mengambil airnya.

 

 

26. Pura Tirta Empul, Kecamatan Tampaksiring. Kabupaten Gianyar

tampaksiring

Pura Tirta Empul terletak di Desa Manukaya Kecamatan Tampaksiring Kabupaten Gianyar – Bali. Pura ini juga merupakan tempat bersejarah karena di beberapa bangunan di pura ini salah satunya didirikan istana kepresidenan yang di bangun pada masa pemerintahan Soekarno di Indonesia. Nama Pura Tirta Empul di ambil dari sumber mata air yang dinamakan Tirta Empul yang apa bila diartikan adalah sebuah air yang menyembur dari tanah. Jadi Tirta Empul adalah air suci yang menyembur keluar dari dalam tanah ( Mata air suci ). Untuk lebih lengkap mengetahui Sejarah Pura Tirta Empul dapat anda Baca Disini.

Seperti halnya pura-pura lain di bali, Pura Tirta Empul di bagi menjadi 3 bagian yakni Nista mandala adalah bagian paling luar pura yang bisa juga disebut ‘jabe sisi’, Madya Mandala adalah bagian tengah pura setelah nista mandala yang biasa juga disebut ‘jabe tengah’ dan yang terakhir adalah Utama Mandala adalah bagian utama dari pura yang biasa disebut dengan ‘jeroan’.

 

27. Desa Cekingan, Kecamatan Tegalalang. Kabupaten Gianyar

cekingan

Ceking Terrace merupakan objek wisata dengan dominan areal pesawahan yang berundak-undak, berbukit sehingga sistem pesawahan terasering yang digunakan. Ceking Terrace ini berada di Tegalalang Kabupaten Gianyar. Dengan adanya sistem terasering ini menjadikan Desa Ceking memiliki keunikan tersendiri.

Siapapun dijamin akan betah berlama-lama di Ceking Terrace karena keindahan alamnya yang memukau juga udaranya yang sejuk. Jauh dari hiruk-pikuk kota-kota besar dan polusi udara. Di sini Anda akan melihat petani Bali membajak serta memelihara sawah mereka di daerah perbukitan yang miring lengkap dengan sistem irigasinya yang terus mengalirkan airnya dari pegunungan.

eking Terrace ini telah menjadi objek wisata alam yang cukup digemari oleh wisatawan terutama mereka yang datang dari kota-kota besar. Dalam setiap harinya mereka datang untuk sekadar menenangkan diri, mengamati keindahan alam, atau lebih mendekatkan diri dengan alam. Ceking Terrace diperkirakan sudah ada sejak abad ke-9 dan tetap dipertahankan dan dijaga keasriannya oleh para petani Desa ini sampai sekarang.

28. Taman Sekar Bumi, Kecamatan Payangan. Kabupaten Gianyar

taman-sekar

Sekar Bumi Farm terletak Desa Kerta di Kecamatan Payangan Gianyar. Desa Kerta memang tidak terlalu terkenal dengan pementasan budayanya, namun Desa Kerta mulai mengembangkan agrowisata. Sekar Bumi terletak jauh dari pemukiman warga dengan menawarkan bentang alam yang masih cukup asri, sejuk, harmonis dan berjalan selaras dengan usaha pertanian yang dikembangkan.

Sekar Bumi Farm menawarkan berbagai kegiatan yang bisa dilakukan oleh wisatawan seperti Florist Class & Farm Education, Florist Shop, Outbond & Team Building, Camping Ground Package, Mice,EO & WO, Flying Fox & Paintball, Cycling & Trekking, Rafting & ATV, dan Community Activity.

Sekar Bumi  Tropical Farm and Agritourism

Jl. Raya Sekar Bumi No.99, Br.Buhu ,

Desa Kerta Payangan, Gianyar, Bali 80572 – Indonesia

Email: info@sekarbumifarm.com

Email: sekarbumifarmbali@gmail.com

PHONE: +62 815 470 7744