KABUPATEN BULELENG

Kabupaten Buleleng adalah sebuah Kabupaten di provinsi Bali, Indonesia. Ibu kotanya ialah Singaraja. Buleleng berbatasan dengan Laut Jawa di sebelah utara, Kabupaten Jembrana di sebelah barat, Kabupaten Karangasem di sebelah timur dan Kabupaten Bangli, Tabanan serta Badung di sebelah selatan.

Panjang ruas pantai Kabupaten Buleleng sekitar 144 km, 19 km-nya melewati Kecamatan Tejakula. Selain sebagai penghasil pertanian terbesar di Bali (terkenal dengan produksi salak bali dan jeruk keprok Tejakula), Kabupaten Buleleng juga memiliki objek pariwisata yang cukup banyak seperti pantai Lovina, pura Pulaki, Air Sanih dan tentunya kota Singaraja sendiri.

Buleleng dibagi kepada 9 kecamatan dan 148 Desa/kelurahan. Kecamatan-kecamatannya adalah:

  1. Tejakula
  2. Kubutambahan
  3. Sawan
  4. Buleleng
  5. Sukasada
  6. Banjar
  7. Busung Biu
  8. Seririt
  9. Gerokgak

map

1. Air Terjun Desa Les, Kecamatan Tejakula. Kabupaten Buleleng

les

Kawasan wisata Bali Utara atau wilayah Kabupaten Buleleng selain terkenal dengan atraksi lumba-lumba di Lovina juga karena keberadaan sejumlah air terjun, beberapa diantaranya yang cukup populer adalah air terjun Gitgit, sekumpul dan ada juga Air Terjun Les, air terjun ini memiliki keindahan alam yang fantastik, dengan latar belakang perbukitan.

Keberadaan air terjun Les di Buleleng ini, menambah deretan panjang indahnya daya pikat pulau Dewata, objek wisata Bali ini juga dikenal dengan nama Yeh Mampeh atau air terbang, karena air terjun dengan ketinggian 30 meter ini, airnya jatuh selaksa terbang sampai permukaan air dibawahnya. Bagi yang belum pernah ke sini, bisa menjadi tujuan tour anda selanjutnya.

Berada di Air terjun Les, pengunjung seolah diterpa embun segar, sanggup menyegarkan tubuh dan pikiran, terbuai dengan keindahan yang disuguhkan. Lokasinya di Buleleng bagian Timur, hanya 38 km dari kota Singaraja, tepatnya di Desa Les, Kec. Tejakula, kab. Buleleng. Air terjun ini berada diantara Perbukitan Tangudi dan Bukit Pungsu. Perjalanan tour di Bali dan mengagendakan ke objek wisata ini, akan lebih dekat jika anda menginap di Lovina dan Tulamben. Kepuasan dan keindahan yang bisa dinikmati para pelancong akan sebanding dengan jarak tempuh berjalan kaki hanya 500 meter dari lokasi parkir mobil, bisa menjadi pengalaman wisata trekking sambil menikmati alam peDesaan dan perbukitan, usaha anda untuk menuju ke lokasi air terjun Les akan terbayar tuntas setelah berada di lokasi air terun air jernih alam masih asri, membuat anda betah berlama-lama menghabiskan waktu, sanggup menenggelamkan segala kejenuhan dan untuk relaksasi, air terjun Les bisa menambah daftar objek wisata di Bali.

2. Air Sanih, Kecamatan Kubutambahan. Kabupaten Buleleng

sanih

Air sanih atau yeh sanih adalah sebuah objek wisata yang terletak sekitar kurang lebih 17 kilometer dari kota Singaraja , di Desa sanih , kecamatan kubutambahan , Kabupaten singaraja , provinsi bali . Tempat ini merupakan objek wisata yang di gunakan sebagai tempat pemandian atau kolam renang alami yang mempunyai sumber mata air sendiri . Sejak tahun 1930 air sanih sudah mulai terkenal di sebagai objek wisata bagi penduduk lokal . Uniknya lagi objek wisata air sanih ini letaknya di kelilingi oleh pantai yang seharusnya menyebabkan sumber mata air tersebut bukan air tawar melainkan adalah air asin , menurut kepercayaan masyarakat setempat sumber mata air ini berasal dari aliran sungai bawah tanah yang mengalir dari Danau Batur yang letaknya ratusan kilometer dari lokasi wisata ini . Sumber mata air ini berada di sebelah pojok tenggara kolam renang . Menurut legenda objek wisata air sanih atau yeh sanih ini digunankan sebagai tempat pemandian pasangan muda agar hubungan mereka semakin langgeng . Lokasi air sanih ini memiliki dua kolam , yang satu merupakan kolam untuk dewasa dan yang satu lagi merupakan kolam untuk anak – anak yang tingginya 1 meter , dekat dengan tempat penitipan barang . Wisata air sanih ini mempunyai suasana alam yang sangat asri , airnya yang jernih , kondisi air sanih yang hijau , dan lokasi air sanih yang jauh dari keramaian akan membuat anda merasa sangat nyaman dan sangat rileks saat berada di pemandian air sanih ini.

3. Pura Meduwe Karang, Kecamatan Kubutambahan. Kabupaten Buleleng

karang

Wisata Pura Maduwe Karang merupakan salah satu wisata di pulau dewata yang bertemakan sebuah pura. Apabila di telaah dari nama puranya, Maduwe Karang artinya adalah Pemilik Lahan. Sesuai dengan fungsi pura tersebut adalah sebagai pemujaan untuk mengharapkan kesuburan lahan yang diolah oleh masyarakat setempat.

Menurut sejarah, Pura Maduwe Karang mulai di buat pada tahun 1890 oleh para migrasi dari Desa bulian salah satu Desa tua di sebelah selatan Desa kuutambahan. Karena Pura ini telah dibuat jauh sebelum kemerdekaan indonesia, sudah banyak wisatawan asing yang mengetahuikeberadaan Pura tersebut, selain Pura Maduwe Karang, Wisatawan asing jaman dulu juga kerap mengunjungi Pura Beji yang terletak di Desa sangsit.

Lingkungan Pura ini merupakan salah satu lingkungan pura di Bali yang sudah dikenal wisatawan mancanegara sebelum Perang Dunia Kedua. Hal ini di karenakan ketika para wisatawan ingin kembali ke negara asalnya, mereka akan berwisata terlebih dahulu ke dalam pura maduwe karang sambil menggu bis yang akan datang untuk mengangkut mereka menuju pelabuhan.

4. Pura Beji, Kecamatan Sawan. Kabupaten Buleleng

 

beji

Objek Wisata Pura Beji Sawan di Sawan Buleleng Bali adalah salah satu tempat wisata yang berada di Jalan Raya Sangsit, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali, Indonesia. Objek Wisata Pura Beji Sawan di Sawan Buleleng Bali adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari.

Objek Wisata Pura Beji Sawan di Sawan Buleleng Bali memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sangat di sayangkan jika anda berada di kota Bulelelng tidak mengunjungi Objek Wisata Pura Beji Sawan di Sawan Buleleng Bali yang mempunyai keindahan yang tiada duanya tersebut.

Objek Wisata Pura Beji Sawan di Sawan Buleleng Bali sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan anda, apalagi saat liburan panjang seperti libur nasional, ataupun hari libur lainnya.  Keindahan Objek Wisata Pura Beji Sawan di Sawan Buleleng Bali ini sangatlah baik bagi anda semua yang berada di dekat atau di kejauhan untuk merapat mengunjungi tempat Objek Wisata Pura Beji Sawan di kota Buleleng.

5. Bali Handara Kosaido (Golf), Kecamatan Buleleng. Kabupaten Buleleng

handara

Bali Handara Kosaido terletak di dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 1.142 m diatas permukaan laut yang membuat suasana di kawasan wisata golf tersebut menjadi sejuk. Berjarak sekitar 90 km dari Bandara International Ngurah Rai dengan lama waktu perjalanan sekitar 100 menit. Wisatawan mancanegara bisa menyewa rent car di sekitar Bandara International Ngurah Rai untuk menuju ke kawasan wisata golf Bali Handara Kosaido. Bali Handara Kosaido memiliki fasilitas lengkap, diantaranya hotel, restoran, bar, karaoke, lobby, villa, bungalow, ruang konferensi, Wifi dan masih banyak lagi. Restoran Kamandalu merupakan restoran Bali Handara KLosaido yang terkenal dengan kuliner halal khas jepang, pastinya sangat enak.

Sebelum terkenal dan di renovasi, kawasan wisata golf Bali Handara Kosaido boleh dimasuki pengunjung dari luar yang ingin menikmati halusnya rumput dan padang golf, namun hanya diperbolehkan di luar lapangan golf. Pengunjung biasanya datang bersama keluarga untuk beristirahat bersama keluarga, singgah makan sebentar setelah melakukan perjalanan jauh dari singaraja maupun denpasar. Suasana tenang, udara segar, panorama indah membuat kawasan wisata golf tersebut sangat sering dikunjungi sebagai tempat persinggahan. Tetapi sekarang, para pengunjung tidak diperbolehkan untuk duduk-duduk, bersantai disana agar rumput disana tidak rusak dan tetap indah. Para pengunjung pun mengerti dan tidak lagi duduk-duduk disana, karena tempat tersebut sudah dijadikan tempat yang dilindungi serta dilestarikan keindahannya.

6. Musium Lontar Gedong Kertya, Kecamatan Buleleng. Kabupaten Buleleng

lontar

Gedong Kirtya dibangun di Singaraja oleh seorang Belanda yang bernama L.J.J Caron yang datang ke Bali bertemu dengan para raja dan tokoh agama untuk berdiskusi mengenai kekayaan kesenian sastra (lontar) yang ada di seluruh Bali. Kekayaan seni ini sepatutnya di pelihara agar tidak rusak atau hilang sehingga memberikan kesempatan bagi generasi selanjutnya untuk mengetahui isi dari kesenian sastra (lontar) tersebut.

Museum ini bermula dari sebuah yayasan yang diberi nama “Kirtya Lefrink – Van der Tuuk” yang bertugas untuk menjaga kesenian sastra tersebut. F.A Lefrink yang merupakan Asistan Resident pemerintah Belanda di Bali pada waktu itu sangat tertarik dengan Kebudayaan Bali dan banyak tulisan yang dibuat mengenai Bali dan Lombok. Dr. H.N Van der Tuuk, seorang sejarahwan yang memberikan tanah dan bangunannya untuk digunakan sebagai museum yang sekarang dikenal sebagai Museum Gedong Kirtya. Gedung ini terletak di kompleks Sasana Budaya, yang merupakan istana tua kerajaan Buleleng tepatnya Jalan Veteran, Singaraja. Pada masa itu, Singaraja merupakan ibukota Sunda Kecil.

 Alamat   :  Jalan Veteran No. 20, Singaraja, Bali         

 Telp.      :  (0362) 286201, 22645

7. Museum Buleleng, Kecamatan Buleleng. Kabupaten Buleleng

musium

Museum Buleleng, mungkin kebanyakan di antara kita asing ketika mendengar kata museum buleleng, Museum buleleng ini terbilang belum lama ada, terletak di lokasi atau lingkungan Pura Seni Sasana Budaya kota singaraja Bali. Mungkin ada yang bertanya kapan museum ini didirikan? Museum Buleleng ini di dirikan pada tanggal 30 Maret 2002. Museum ini banyak menyimpan koleksi – koleksi purbakala seperti patung, sarkofagus, senjata dan juga peninggalan lainnya. Museum ini berdiri ata gagasan dari seorang budayawan dan juga seorang seniman yang tergabung di yayasan pelestarian warisan budaya Bali utara. Karena museum ini terbilang baru maka museum ini perlu beberapa pengembangan baik itu dari ruangan – ruangan yang ada di dalam museum dan juga benda – benda yang tersimpan di dalam museum atau yang menjadi kolesi museum Buleleng. Menurut salah satu staf di museum buleleng Pak Gede Juliana museum ini terbuka untuk masyarakat di bali utara jika ingin menyumbangkan barang koleksi pribadinya atau ikut berpartisipasi dalam menambah jumlah koleksi museum dan mengembangkannya. Dengan begitu diharapkan bukan hanya masyarakat bali utara saja yang lebih mengerti tentang sejarah bali utara tetapi juga seluruh rakyat bali secara keseluruhan dan juga semua penduduk Indonesia bisa tahu termasuk wisatawan internasional.

8. Pantai Lovina, Kecamatan Buleleng. Kabupaten Buleleng

 

lovina

Pantai (Beach) Lovina terletak di Kabupaten Buleleng Bali kurang lebih 9 kilometer dari Kota Singaraja. Pantai ini tidak seperti pantai di Bali yang lain, pasir pantai Lovina berwarna hitam dengan ombak yang tenang. Anda bisa sekedar menikmati keindahan pemandangannya sambil berjalan jalan di tepi pantai atau berenang. Daya tarik Pantai Lovina yang paling terkenal adalah melihat lumba lumba melompat di lautan lepas dari jarak dekat dengan menggunakan perahu nelayan. Tentunya melihat lumba lumba di laut lepas ini akan menjadikan pengalaman tersendiri yang tidak bisa anda lupakan. ntuk melihat Lumba Lumba tentunya anda harus bangun pagi karena biasanya mamalia tersebut muncul di pagi hari dari jam 6 sampai kirra-kira jam 9 pagi. Namun anda jangan terlalu berharap untuk dapat melihat mamalia tersebut karena tidak ada yang bisa menjamin 100% persen semua tergantung faktor alam. Waktu terbaik untuk melihat lumba lumba adalah April – Oktober ketika musim kemarau. Untuk menuju Pantai Lovina dari Denpasar ke pantai lovina jaraknya kurang lebih 100 kilometer dan membutuhkan waktu kira-kira 2 jam dengan kondisi jalan yang berkelok kelok. Anda bisa menyewa kendaraan atau naik angkutan umum dengan rute dari terminal tegal di Denpasar ke Terminal Ubung kemudian ke Lovina. Jika anda masuk ke Bali lewat Gilimanuk jaraknya akan lebih dekat dengan waktu tempuh sekitar satu jam.

9. Pelabuhan Buleleng, Kecamtan Buleleng. Kabupaten Buleleng

pelabuhan-buleleng

Pelabuhan Buleleng berlokasi sekitar 2,5 Kilometer arah utara pusat kota Singaraja. Jika berangkat dari pusat kota Singaraja, maka dibutuhkan waktu kurang lebih 15 untuk mencapai pelabuhan ini. Sedangakan jika berangkat dari Bandara Ngurah Rai, maka perjalanan dapat ditempuh dengan waktu sekitar 150 menit saja.

Untuk dapat memasuki pelabuhan Buleleng, anda tak perlu merogoh kantong terlalu dalam. Cukup dengan membayar retribusi parkir seharga Rp. 500 untuk sepeda motor, dan Rp. 1000 untuk kendaraan roda 4, maka anda dapat menikmati pelabuhan dengan panorama yang indah.

Sejak pusat pemerintahan provinsi Bali dipndahkan ke Bali selatan tahun sekitar tahun 1950, kejayaan pelabuhan Buleleng berangsur menghilang. Pelabuhan yang dulu sempat menjadi tempat bongkar muat barang dan persinggahan kapal pesiar asing yang membawa wisatawan, kini tinggal sejarah. Bangunan-bangunan tua yang sempat menjadi saksi bisu kejayaan pelabuhan, dibiarkan kosong dan hanya meninggalkan kenangan tersendiri.

Pelabuhan Buleleng juga sempat menjadi saksi sejarah perlawanan masyarakat setempat melawan pemerintah Belanda. Masih ingatkah anda akan Insiden Hotel Yamato? Sebuah peristiwa bersejarah yang menunjukan keberanian Indonesia untuk merobek warna biru pada bendera belanda? Ternyata di pelabuhan Buleleng juga sempat terjadi peristiwa serupa.

10. Puri Agung Buleleng, Kecamatan Buleleng. Kabupaten Buleleng

puri-agung

Objek Wisata Puri Agung Buleleng di Singaraja Buleleng Bali adalah salah satu tempat wisata yang berada di Jl. Mayor Metra No.12, Singaraja, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali, Indonesia. Objek Wisata Puri Agung Buleleng di Singaraja Buleleng Bali adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari.

Objek Wisata Puri Agung Buleleng di Singaraja Buleleng Balimemiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sangat di sayangkan jika anda berada di kota Buleleng tidak mengunjungi Objek Wisata Puri Agung Buleleng di Singaraja Buleleng Bali yang mempunyai keindahan yang tiada duanya tersebut.

Objek Wisata Puri Agung Buleleng di Singaraja Buleleng Bali sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan anda, apalagi saat liburan panjang seperti libur nasional, ataupun hari libur lainnya.  Keindahan Objek Wisata Puri Agung Buleleng di Singaraja Buleleng Bali ini sangatlah baik bagi anda semua yang berada di dekat atau di kejauhan untuk merapat mengunjungi tempat Objek Wisata Puri Agung Buleleng di kota Buleleng.

11. Sapi Gerumbungan, Kecamatan Buleleng. Kabupaten Buleleng

gerumbungan

Banyak tradisi unik, warisan dari leluhur masih berkembang baik dikalangan masyarakat, salah satunya adalah Sapi Gerumbungan dipertunjukkan di lapangan Desa Kaliasem, Lovina, Kabupaten Buleleng sebuah pertunjukan seni yang dilakukan oleh para petani usai membajak garapan mereka. Sekilas mungkin kita teringat dengan karapan sapi atau tradisi Makepung di Negara , yang menyuguhkan atraksi menarik untuk wisatawan, begitu juga halnya dengan Sapi Grumbungan tersebut.

Karena antusiasme para petani untuk mengikuti acara ini dan agar tradisi tidak punah maka pada tahun 2002 Bupati Buleleng meresmikan tradisi kuno ini, sehingga setiap diselelnggarakan kegiatan ini bisa terprogram dan berjalan dengan tertib. Sapi Grumbungan ini sering juga diperlombakan memperebutkan piala Bupati dirangkai dengan Hari Ulang Tahun kota Singaraja di bulan Maret, dan sekarang menjadi sebuah hiburan/ tontonan wisata menarik di kawasan Bali Utara. Diharapkan tradisi yang cukup menarik mengisi kalender wisata Bali, sehingga atraksi wisata di kawasan semakin bervariasi.

12. Air Terjun Gitgit, Kecamatan Sukasada. Kabupaten Buleleng

gitgit

Bagi anda yang berkunjung ke Bali, jangan sampai anda lewatkan obyek wisata yang bernama air terjun Gitgit Buleleng. Keindahan aliran air terjun yang begitu menyegarkan berasal dari pegunungan alami dengan lingkungan hutan alami. Obyek wisata air terjun Gitgit ini cocok untuk anda pecinta petualangan. Di obyek wisata air terjun Gitgit tersebut, anda bisa mencoba petualangan trekking dengan medan jalanan setapak berkelok dan naik turun yang sangat menguji adrenalin anda.

Objek wisata air terjun Gitgit itu sendiri merupakan salah satu tempat wisata di Bali Utara yang terletak di daerah pegunungan Gitgit. Disana, udara terasa sejuk dan jauh dari kebisingan kota. Tak heran jika obyek wisata air terjun Gitgit menjadi salah satu wisata favorit bagi anda yang suka akan keindahan alam. Desa Gitgit memang terkenal dengan air terjun tertinggi di Bali. Keindahan alam obyek wisata air terjun Gitgit ini memang membuat pengunjung betah berlama-lama disana. Oleh karena itu, jangan lewatkan untuk segera berkunjung ke air terjun Gitgit tersebut.

Obyek wisata air terjun Gitgit di Bali ini masih terlihat alami dengan keasrian alamnya. Hutan yang rimbun serta nyanyian burung di sepanjang jalan menuju air terjun Gitgit tersebut akan menambah semangat melangkahkan kaki setapak demi setapak untuk sampai di bawah air terjun tertinggi di Bali ini.

13. Danau Buyan, Kecamatan Sukasada. Kabupaten Buleleng

buyan


Sebagai objek wisata alam, kawasan danau Buyan Bali lebih populer dikalangan warga lokal dibandingkan wisatawan luar negri, lokasinya di Desa Pancasari, Kec. Sukasada, Kab. Buleleng, termasuk dalam peta wisata Bali Utara. Dari empat danau di Bali, maka Buyan adalah danau terbesar ketiga. Pada kawasan ini ada 3 buah danau berdekatan dan Danau Buyan berada ditengah-tengahnya diapit oleh Tamblingan dan Beratan. Itulah sebabnya jika anda mengagendakan tour ke wilayah Bali Utara dengan rute ke arah objek wisata Bedugul, maka anda akan lebih mudah mengunjungi ke-tiga danau tersebut dalam sekali perjalanan. arak danau Buyan dari bandara Ngurah Rai Bali sekitar 73 km dan butuh waktu tempuh sekitar 2 jam perjalanan, barada pada ketinggian 1.350 dari permukaan laut, sehingga membuatnya berhawa dingin, jika anda berencana melakukan kegiatan kemah di kawasan ini maka sediakanlah sesuatunya dengan baik, karena pada malam harinya dingin akan lebih terasa menyengat. Jarak danau Buyan dari Beratan sekitar 15 menit berkendara, sedangkan dari Tamblingan cukup dekat sekitar 1 km hanya dipisahkan oleh hutan, bahkan terdapat sebuah kolam yang dinamakan Telaga Aya dan terhubung langsung melalui sebuah kanal sempit ke kedua danau tersebut, lokasinya yang berdekatan ini lebih dikenal sebagai danau kembar. Danau Buyan Bali, dikelilingi oleh hutan-hutan tropis, memiliki tempat lapang yang sering difungsikan untuk kegiatan outing, seperti acara perkemahan. Wisata alam yang disuguhkan difungsikan warga untuk kegiatan-kegiatan wisata petualangan. Seperti trekking mengelilingi hutan tropis di sekitarnya atau yang lebih panjang mulai dari Tamblingan dan finish di danau Buyan.

14. Ayunan Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada. Kabupaten Buleleng

wanagiri

Tempat wisata yang sedang hits dan kekinian ada di desa Wanagiri. Bagi kalian para penghuni instagram yang selalu update akan lokasi-lokasi menarik, pasti tahu tempat yang satu ini.

Foto-foto instagram teman-teman yang kalian follow menjadi hits karena mereka memilih tempat yang sangat tepat untuk berfoto. Berlokasi di desa wanagiri, spot foto ini menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung. Lokasinya sangat mudah dicari loh gan sis. Kalian langsung saja ke desa wanagiri di buleleng. Kalau kalian dari denpasar, langsung saja cari jalan ke bedugul kemudian di puncak bedugul kalian langsung deh belok kiri ke jalur Gobleg jalur untuk menjadi Air Terjun Banyumala.

Di kiri jalan kalian akan menemukan anjungan dan spot lokasi ini. Kalau dihari libur biasanya kalian akan mengantri hanya untuk berfoto di lokasi ini. Soal biaya tidak perlu khawatir, hanya merogoh kocek Rp.5000 saja kok ditambah paket data di smartphone kalian sudah punya foto hits di instagram. Jangan lupa hastag harus keren ya. Selain ayunan, masih banyak lagi hal-hal yang bisa menjadi objek foto kalian di puncak wanagiri.  Jadi kalian bisa menikmati sendiri bagaimana burung tinggal di sarang burung mereka, berbentuk bulat dan terbuat dari anyaman-anyaman dari alam seperti bambu. Ya memang terlihat sangat-sangat natural di sini. Semua hal terbuat dari apa yang didapatkan di alam bukannya bangunan beton seperti villa, hotel atau resort.

15. Monumen Belanda, Kecamatan Sukasada. Kabupaten Buleleng

monumen-belanda

Objek Wisata Monumen Belanda di Singaraja Buleleng Bali adalah salah satu tempat wisata yang berada di di Jalan Ki Barak Panji Sakti, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng Bali, Indonesia. Objek Wisata Monumen Belanda di Singaraja Buleleng Bali adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari.
Objek Wisata Monumen Belanda di Singaraja Buleleng Bali memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sangat di sayangkan jika anda berada di kota Buleleng tidak mengunjungi Objek Wisata Monumen Belanda di Singaraja Buleleng Bali yang mempunyai keindahan yang tiada duanya tersebut. Objek Wisata Monumen Belanda di Singaraja Buleleng Bali sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan anda, apalagi saat liburan panjang seperti libur nasional, ataupun hari libur lainnya.  Keindahan Objek Wisata Monumen Belanda di Singaraja Buleleng Bali ini sangatlah baik bagi anda semua yang berada di dekat atau di kejauhan untuk merapat mengunjungi tempat Objek Wisata Monumen Belanda di kota Buleleng.

16. Air Panas Banjar, Kecamatan Banjar. Kabupaten Buleleng

 

buleleng-air-panas

Air Panas Banjar merupakan salah satu mata air panas dari banyak objek wisata di Bali yang bisa dikunjungi oleh Anda dan juga wisatawan lainnya. Air panas ini bersumber dari mata air alam yang dianggap banyak kalangan bisa menyembuhkan berbagai penyakit kulit, sepert kudis, kutu air, kurap, maupun panu. Demikian juga, bahwa air panas ini bisa digunakan untuk penyembuhan penyakit kulit karena kandungan belerangnya.

Objek wisata air panas Banjar ini memang masih dikelola secara sederhana, namun hal demikian tak membuat objek wisata yang mengandalkan alam ini tak serta-merta kurang diminati pengunjungnya. Banyak diantara mereka yang ketagihan untuk datang lagi dan lagi mengunjungi air panas ini karena selain bisa menyembuhkan penyakit juga keadaan alamnya yang masih asri. Bahkan banyak diantara pengunjung yang berendam di air panas ini karena keteduhan  dan kejernihan airnya.

17. Air Terjun Melanting, Kecamatan Banjar. Kabupaten Buleleng

melanting

Banyak objek wisata yang bisa dikunjungi dari mulai wisata pantai, wisata pegunungan, air panas, air terjun, hutan, goa, taman burung, sampai wisata reliji dan adat istiadat yang unik dari masyarakat Hindu Bali sendiri. Salah satu objek wisata yang direkomendasikan itu ialah Air Terjun Melanting yang lumayan tinggi dan memiliki panorama alam yang aduhai. Uniknya air terjun ini berada ditengah-tengah kebun kopi dan kebun cengkeh sehingga bakal menyajikan keeksotisan dan keindahannya tersendiri. Dari kejauhan—sebelum mencapai lokasi air terjun—suara gemuruh air terjun sudah terdengar dengan jelasnya dan membuat langkah dipercepat karena ingin segera melihat keindahannya. Air Terjun Melanting berada di Desa Munduk, Banjar, Kabupaten Buleleng, sekitar 42 km dari Kota Singaraja, Bali. ang berkunjung bukan hanya wisatawan lokal saja, melainkan banyak juga wisatawan mancanegara yang mengagumi keasrian dan keindahan air terjun ini. Biasanya air terjun ini akan banyak dikunjungi ketika akhir pekan atau liburan sekolah tiba. Setelah melihat dan berkunjung ke air terjun ini, biasanya perut menjadi lapar. Jangan khawatir karena tak jauh dari air terjun ada restoran Ngiring Ngawedang untuk beristirahat atau minum melepaskan dahaga seperti waffle banana, sandwich, dan iced cappuciono.

18. Air Terjun Singsing, Kecamatan Banjar. Kabupaten Buleleng


singsing

Kawasan Buleleng meman terkenal dengan air terjunnya yang menawarkan pemandangan alam menakjubkan. Salah satunya adalah Air Terjun Singsing yang berada di Banjar Labuhan Haji, Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Lokasi air terjun ini tak terlalu jauh dari kawasan Lovina dan hanya berjarak sekitar 3 km. Sementara jika dari Kota Singaraja, Air Terjun Singsing berjarak 13 km. Kata singsing dalam namaa air terjun ini bukan berasal dari Bahasa Inggris yang berarti nyanyi. Karena masyarakat setempat pun tak mengetahui asal muasal dari nama air terjun tersebut. Meski demikian Air Terjun Singsing merupakan salah satu destinasi favorit pilihan wisatawan dimana mereka bisa melakukan tracking ke lokasi air terjun dengan dua tingkatan ini. Wisatawan semakin ramai kala musim kemarau dimana volume air terjun menurun. Dari Kota Singaraja, Air Terjun Singsing bisa dijangkau dengan menggunakan kendaraan roda dua sejak masuk Desa Tigawarsa. Dari Desa tersebut lokasi air terjun berjarak 600 meter. Sedang untuk sampai ke air terjun kedua, pengunjung harus melalui jalur yang cukup terjal dibandingkan lokasi air terjun yang pertama. Namun keindahan yang ditawarkan Air Terjun Singsing cukup membuat para pengunjung rela bersusah payah untuk menjangkaunya. Ketinggian Air Terjun Singsing mencapai 12 meter dengan kedalam kolam mencapai 3 meter. Untuk sampai ke air terjun, anda harus melewati jalan setapak sejauh 600 meter dan bertemankan pemandangan kebun penduduk. Anda bisa mengikuti papan penunjuk untuk sampai ke air terjun.

19. Danau Tamblingan, Kecamatan Banjar. Kabupaten Buleleng

tamblingan

Danau Tamblingan Bali, menyuguhkan wisata alam yang memang bukan untuk komersil ataupun diDesain modern seperti danau Beratan, Tamblingan lebih dirancang untuk wisata spiritual dan alam dengan suguhan alam asri beserta hutan-hutan lebat disekitarnya, suasananya tenang, nyaman dan jauh dari keramaian, sehingga penikmatnya bisa lebih bersantai dan leluasa menikmati alam hijau di sekitarnya. Tamblingan terletak di lereng Utara Gunung Lesong, berada di Desa Munduk, Kec. Banjar, Kab. Buleleng. Dalam peta wisata masuk dalam kawasan wisata Bali Utara. Berada di dataran tinggi membuatnya terasa sejuk

Danau Tamblingan terletak berdampingan dengan danau Buyan, dipisahkan oleh hutan belantara sekitar 1 km, bahkan keduanya dihubungkan oleh kanal kecil. Keduanya dikenal juga dengan danau kembar di Bali (twin lake). Lokasinya bahkan juga berdekatan dengan danau Beratan Bedugul, butuh sekitar 20 menit berkendaraan, seperti halnya Buyan dan Beratan, Tamblingan juga terbentuk dari sebuah kaldera besar, berada pada ketinggian 1.000 mdpl sehingga cenderung berhawa dingin, bahkan pada pagi harinya kerap berkabut. Sumber airnya berasal dari air hujan dan rembesan air hutan disekelilingnya.

 

20. Makam Jaya Peranam, Kecamatan Gerokgak. Kabupaten Buleleng

jaya-prana

Bagi kalangan warga Hindu, makam Jayaprana tidak asing lagi, karena tempat ini sebagai salah satu objek wisata sejarah di Bali dengan kisah percintaan yang berakhir tragis pasangan Nyoman Jayaprana dan Ni Layonsari. Kisah romantis yang melegenda ini seperti kisah Romeo – Juliet di Eropa dan Sampek – Engthai di Negeri China. Warga Hindu banyak datang ke sini untuk melakukan ziarah, bahkan tak jarang terlihat wisatawan datang untuk mengetahui lebih dekat mengenai keberadaan makam tersebut.

Makam Jayaprana ini dibuatkan sebuah pura, berada di atas bukit, menyuguhkan pemandangan laut Teluk Terima, semilir angin yang berhembus antara pohon-pohon tropis membuat tubuh terasa segar, setelah berjalan ratusan meter dari jalan raya. Para pengunjung banyak berdatangan dengan tujuan melakukan persembahyangan pada saat bulan purnama, tilem (bulan mati) dan juga hari-hari besar lainnya seperti saat hari Raya Galungan dan Kuningan. Juga menjadi tujuan wisata tour dengan panorama indah.

Lokasi kuburan atau makam Jayaprana berada pada kawasan hutan Teluk Terima, Desa Sumber Klampok, Kec. Gerokgak, Kab. Buleleng  sekitar 67 km sebelah barat Kota Singaraja. Mau berkunjung ke sini kami siap melayani sewa mbil di Bali, mengajak anda tour untuk ziarah.

21. Pulau Menjangan, Kecamatan Gerokgak. Kabupaten Buleleng

menjangan

Objek wisata Pulau Menjangan terletak di bagian Utara Pulau Bali yang merupakan wilayah teritorial Kabupaten Buleleng. Menjangan merupakan sebuah pulau tidak berpenghuni oleh manusia, cuma satwa yang dilindungi yaitu menjangan mendominasi kehidupan dataran ini, Sehingga jika anda ingin menikmati pulau ini anda harus menyebrang dengan naik boat.

Pulau Menjangan memiliki luas 6.000 hektar yang merupakan daerah kepulauan sendiri seperti Nusa Penida dan Lembongan. Sebuah pulau yang memiliki keindahan alam bawah laut yang paling dicari oleh para pecinta diving. Di sini anda bisa menikmati keindahan matahari terbit dengan mudah. Pulau Nusa Menjangan memang tidak berpenghuni, namun demikian menjadi incaran para pecinta alam laut, para diver yang menginginkan sensasi menyelam  dengan eksotisme tinggi, bisa bertandang ke pulau ini, tempatnya juga sepi, tenang sungguh menyuguhkan suasana berbeda dibandingkan dengan objek wisata di Bali lainnya. Pulau Menjangan terdapat beberapa pura, yang sering dikunjungi juga oleh penduduk lokal warga Hindu Bali untuk melakukan persembahyangan, dan tentunya menjadi objek wisata yang menarik juga bagi wisatawan, yang ingin meraskan suasana tenang dan nyaman. Pada pagi harinya anda juga akan disuguhi pemandangan matahari terbit yang memukau. ktifitas wisata terbaik di objek wisata pulau Menjangan adalah Diving dan snorkeling,  menyelam di Pulau menjangan bisa dilakukan sepanjang musim, seperti spot diving lainnya seperti Amed dan Tulamben. Diving di pulau Menjangan anda akan disuguhi keindahan berbagai terumbu karang, keragaman terumbu karang yang hidup tanpa gangguan, menjadi habitat yang baik bagi ikan.

 

22. Pura Pulaki, Kecamatan Gerokgak. Kabupaten Buleleng

pulaki

Objek Wisata Pura Pulaki di Gerokgak Buleleng Bali adalah salah satu tempat wisata yang berada di Jl. Seririt-Gilimanuk, Banyupoh, Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Indonesia. Objek Wisata Pura Pulaki di Gerokgak Buleleng Bali adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita sehari hari.

Objek Wisata Pura Pulaki di Gerokgak Buleleng Bali memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sangat di sayangkan jika anda berada di kota Buleleng tidak mengunjungi Objek Wisata Pura Pulaki di Gerokgak Buleleng Bali yang mempunyai keindahan yang tiada duanya tersebut.

Objek Wisata Pura Pulaki di Gerokgak Buleleng Bali sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan anda, apalagi saat liburan panjang seperti libur nasional, ataupun hari libur lainnya.  Keindahan Objek Wisata Pura Pulaki di Gerokgak Buleleng Bali ini sangatlah baik bagi anda semua yang berada di dekat atau di kejauhan untuk merapat mengunjungi tempat Objek Wisata Pura Pulaki di kota Buleleng.

23. Pura Melanting, Kecamatan Gerokgak. Kabupaten Buleleng

melanting

Lokasi Pura Melanting Buleleng termasuk dalam Desa Banyupoh, kecamatan gerokgak. Apa bila anda mengambil posisi dari pantai lovina menuju Pura ini anda akan menempuh jarak sekitar 45 Kilometer dengan waktu tempuh sekitar 2-3 jam. Dari jalan raya jurusan Singaraja-Gilimanuk anda masih harus memasuki gang kira-kira 2 kilometer untuk dapat menuju ke Pura Melanting ini. Pura Melanting adalah termasuk aspek agama dan kebudayaan yang sangat penting kedudukannya dalam kehidupan masyarakat bali khususnya para pedagang. Kata Melanting di ambil dari 2 kata yang berbeda yakni ‘Mel’ dan ‘Anting’, Mel berarti kebun atau hasil bumi dan Anting berarti bergantung pada tali. Melanting adalah suatu tempat persembahan hasil bumi yang dipersembahkan kehadapan Ida Ayu Swabawa sebagai Bhatari Melanting (Dewa yang menguasai pasar). Melanting adalah tempat persembahan/persembahyangan untuk menghaturkan segala hasil bumi atau yang lainnya sebagai ucapan rasa terima kasih kehadapan Bhatari Melanting yang berstana di sana serta memohon keselamatan sehingga tidak diganggu oleh wong samar (mistik)

 

24. Taman Nasional Bali Barat, Kecamatan Gerokgak. Kabupaten Buleleng

taman-nasionalBerwisata ke bali anda harus sudah menentukan tujuan anda. Apakah anda ke bali untuk wisata pantai? wisata danau? atau wisata alam? di bali banyak sekali terdapat objek wisata yang patut anda kunjungi, namun tidak mungkin kan kita bisa mengunjungi semua. Untuk anda yang gemar berwisata alam, di bali juga ada. Taman Nasional Bali Barat namanya, mengapa namanya berisi Bali Barat? ya karena lokasinya yang ada di bali bagian barat dekat dengan pelabuhan gilimanuk. Taman Nasional bali barat adalah hamparan taman yang cukup luas di areal jalan raya Denpasar-Singaraja-Gilimanuk. Luas keseluruhan dari taman ini adalah 19.002 Hektar, dari luas tersebut 15.587 hektarnya berupa areal daratan dan sisanya berupa areal perairan.

Taman Nasional Bali Barat memiliki 2 buah pintu masuk yakni melalui gilimanuk sekitar 200 kilometer dari denpasar, dan dari pintu utama yakni dari arah singaraja yakni di pertigaan cekik yang sudah ditata dengan nuansa Nawasanga Linear. Taman Nasional ini memliki berbagai macam flora maupun fauna yang membentang luas di areal taman nasional bali barat. Karena banyaknya flora dan fauna, taman ini juga dijadikan sebagai tempat penelitian, perlindungan dan pelestarian margasatwa beserta ekosistem alaminya. Fauna yang hidup di taman ini sangat beragam, bahkan ada fauna yang benar-benar langka hidup dan dilindungi di taman nasional bali barat ini.