Kota Denpasar - Bali Destiny Travel

Kota Denpasar

Nama Denpasar berasal dari kata ‘den’ (selatan) dan ‘pasar’ sehingga secara keseluruhan bermakna “Selatan Pasar”, sebelumnya kawasan ini merupakan bagian dari Kerajaan Badung, sebuah kerajaan yang pernah berdiri sejak abad ke-19, sebelum kerajaan tersebut ditundukan oleh Belanda pada tanggal 20 September 1906, dalam sebuah peristiwa heroik yang dikenal dengan Perang Puputan Badung.

Setelah kemerdekaan Indonesia, berdasarkan Undang-undang Nomor 69 Tahun 1958, Denpasar menjadi ibu kota dari pemerintah daerah Kabupaten Badung, selanjutnya berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor Des.52/2/36-136 tanggal 23 Juni 1960, Denpasar juga ditetapkan sebagai ibu kota bagi Provinsi Bali yang semula berkedudukan di Singaraja.

Secara administratif pemerintahan kota ini terdiri dari 4 kecamatan, 43 desa atau kelurahan dengan 209 dusun. Saat ini pemerintah Kota Denpasar telah mengembangkan berbagai inovasi dalam meningkatkan layanan kepada masyarakatnya,  di antara mulai membenahi sistem administrasi kependudukannya

Kecamatan di Kota Denpasar adalah:

  1. Denpasar Barat
  2. Denpasar Selatan
  3. Denpasar Timur
  4. Denpasar Utara

Denpasar merupakan ibukota dari Provinsi Bali. Nah, oleh karena itu daerah Denpasar ini merupakan salah satu daerah yang memiliki andil penting untuk pulau Bali. Deskripsi selengkapnya tentang daerah ini dapat Pengunjung simak berikut:

Denpasar juga memiliki beberapa objek wisata sebagai daya tarik wisatawan, mulai dari  Musium Bali yang didalamnya kita dapat mengelan sejarah dan kebudayaan bali secara keseluruhan hanya dengan mengunjungi musim ini, lalu ada Monumen Bajra Sandhi. Biasanya monument ini digunakan untuk berolah raga.

Berikut adalah daftar objek wisata yang wajib kamu kunjungi di Kota Denpasar :

1. Monumen Bajra Sandhi Renon (Monumen Perjuangan Rakyat Bali)

bajra-sandhi
Objek wisata pertama di Denpasar yang wajib kamu kunjungi  adalah Bajra Sandhi Renon yang merupakan objek wisata dengan harga yang sangat terjangkau. Destinasi wisata di Denpasar tersebut adalah tempat wisata yang berupa monument yang dibangun kokoh untuk memperingati perjuangan keras dari Rakyat Bali. Bajra Sandhi Renon adalah tempat yang sangat dikenal dengan seni ukirnya yang merupakan menunjukkan arsitektur dari khas dari Denpasar yang menjadikannya sebagai salah satu tempat wisata di Denpasar yang sering dikunjungi oleh wisatawan mancanegara dan lokal.

Lokasi : Jalan Raya Puputan No. 142, Desa Panjer, Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Bali

2. Musium Bali Denpasar

musium-denpasar

Museum Bali adalah museum yang berada di Denpasar Bali. Museum bali adalah museum penyimpanan peningggalan masa lampau manusia dan etnografi. Koleksi museum terdiri dari benda-benda etnografi antara lain peralatan dan prlengkapan hidup, kesenian, keagamaan, bahasa tulisan dan lain-lainnya yang mencerminkan kehidupan dan perkembangan kebudayaan bali. Museum Bali terletak di lokasi strategis di pusat kota Denpasar, tepatnya di jalan Mayor Wisnu. Pada bagian sebelah selatan museum terdapat Pura Jagatnatha, sedangkan lapangan Puputan Badung dan Patung Empat Wajah (Patung Catur Muka) berada di depan Museum Bali. Bila menggunakan kendaraan bermotor, jarak tempuh menuju Museum Bali memerlukan waktu kira-kira kurang lebih 45 menit lebih kurang 13 km perjalanan dari Bandara Ngurah Rai.

Gagasan mendirikan museum Bali dicetuskan pertama kali oleh W.F.J. Kroon (1909-1913) Asisten Residen Bali Selatan di Denpasar. Gagasannya terwujud dengan berdirinya sebuah geung yang disebut Gedung Arca pada tahun 1910. Paraa arsiteknya adalah I Gusti gede Ketut Kandeldari banjar abasan dan Igusti Ketut Rai dari banjar Belong bersama seorang arsitek jerman yaitu Curt Grundler. Sokongan dana dan material berasal dari raja-raja yaitu Buleleng, Tabanan, Badung dan Karanga.

Lokasi : Jl.Mayor Wisnu No.1, Dangin Puri, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali

3. Musium Sidik Jari

musium-sidik-jari

Sebagian besar dari kita, saat mendengar kata museum, pasti membayangkan sebuah tempat untuk menyimpan koleksi barang peninggalan zaman dahulu atau koleksi penyimpanan peninggalan prasejarah, baik itu berupa batu, patung, lukisan ataupun benda antik.

Lain halnya dengan museum sidik jari Denpasar dan sangat berbeda dengan museum yang lain di Bali. Museum lukisan buka dari hari Senin – Sabtu, hari Minggu tutup. Jam buka museum lukisan sidik jari dari jam, 08:00 – 16:00. Rata-rata waktu yang di habiskan pengunjung saat berada di gallery lukisan, kurang lebih 2 jam.

Lokasi museum lukisan sidik jari Denpasar terletak di Jalan Hayam Wuruk No 175, Tanjung Bungkah Denpasar Bali. Jika anda berangkat dari bandara Ngurah Rai, akan menempuh waktu kurang lebih 40 menit. Jaraknya hanya 15 km dari bandara Ngurah Rai, tapi karena kemacetan di kota Denpasar, maka waktu tempuh bertambah

Lokasi : Jl. Hayam Wuruk, Panjer, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali

4. Pura Agung Jagatnatha

jagatnatha

Pura Agung Jagatnatha berlokasi tepat di sebelah Museum Bali. Sementara, pada bagian sebelah timur terdapat Lapangan Puputan Badung. Seperti kebanyakan pura di Bali, posisi bangunan menghadap ke barat Gunung Agung. Umat Hindu di Bali percaya bahwa di puncak gunung tersebut terdapat istana para dewa. Pura ini dibuat sebagai tempat pemujaan kepada Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) sebagai ungkapan rasa syukur karena telah menciptakan alam semesta beserta isinya.

Lokasi : Jl. Surapati No.7, Dangin Puri, Denpasar Timur, Kota Denpasar. Bali

5. Pantai Sanur

pantai-sanur

Pantai Sanur adalah sebuah tempat pelancongan pariwisata yang terkenal di pulau Bali. Tempat ini letaknya adalah persis di sebelah timur kota Denpasar, ibukota Bali. Sanur berada di Kotamadya Denpasar. Karena memiliki ombak yang cukup tenang, maka pantai Sanur tidak bisa dipakai untuk surfing layaknya Pantai Kuta. Tak jauh lepas Pantai Sanur terdapat juga lokasi wisata selam dan snorkeling. Oleh karena kondisinya yang ramah, lokasi selam ini dapat digunakan oleh para penyelam dari semua tingkatan keahlian.

Pantai Sanur juga dikenal sebagai Sunrise beach (pantai Matahari terbit) sebagai lawan dari Pantai Kuta. Karena lokasinya yang berada di sebelah timur pulau Bali, maka pantai Bali ini menjadi lokasi yang tepat untuk menikmati sunrise atau Matahari terbit. Hal ini menjadikan tempat wisata ini makin menarik, bahkan ada sebuah ruas di pantai Sanur ini yang bernama pantai Matahari Terbit karena pemandangan saat Matahari terbit sangat indah jika dilihat dari sana.

Sepanjang pantai Bali ini menjadi tempat yang pas untuk melihat Matahari terbit. Apalagi sekarang sudah dibangun semacam sanderan yang berisi pondok-pondok mungil yang bisa dijadikan tempat duduk-duduk menunggu Matahari terbit. Selain itu, ombak di pantai ini relatif lebih tenang sehingga sangat cocok untuk ajang rekreasi pantai anak-anak dan tidak berbahaya

Lokasi : Jl. Segara Ayu, Sanur, Denpasar Sel., Kota Denpasar, Bali 80227

6. Pantai Sindu

pantai-sindhu

Pantai Sindu hadir untuk wisatawan yang sangat suka dengan pemandangan matahari terbit namun tidak suka dengan suasana ramai. Jadi saat pantai Sanur penuh dengan wisatawan kalian bisa melipir ke pantai Sindu yang letaknya bersebelahan dengan pantai Sanur.

Dari pesisir pantai Sanur, traveler hanya butuh berkendara 10 menit saja untuk menemukan pantai ini. Suasananya relatif lebih tenang dan nyaman serta pemandangan sunrisenya tak kalah keren dari pantai Sanur. Pantai Sindu punya daratan yang menjorok ke laut, spot itulah yang banyak digunakan wisatawan untuk mengambil gambar sunrise paling keren.

Lokasi : Jalan Pantai Sindhu, Sanur, Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Bali

7. Objek Sejarah Prasasti Blanjong

blanjong

Bagi kalian yang ingin mengetahui sejarah tentang Bali bisa berkunjung ke situs Prasasti Blanjong. Prasasti ini memuat sejarah tertulis yang paling tua di Pulau Dewata. Prasasti ini dapat traveler jumpai di kawasan banjar Blanjong, desa Sanur Kauh yang lokasinya dekat dengan pantai Sanur.

Prasasti Blanjong berbentuk pilar batu setinggi 177 cm dan berdiameter 52 cm. Dalam prasasti tersebut ditemukan keterangan bahwa prasasti dibuat pada tahun 913 masehi yang menjadi penanda kemenangan Raja Adipatih Cri Kesari Warmadewa dalam peperangan.

Lokasi :  Banjar Blanjong, Desa Sanur, Denpasar Timur. Bali

8. Pantai Serangan

pantai-serangan

Objek wisata pantai Serangan merupakan wilayah kota Denpasar, akses dengan jalan darat melalui by pass Ngurah Rai Sanur.  Wilayah pesisir bagian Selatan, pantainya indah berpasir putih, membentang luas dari Barat ke Timur, ombaknya juga cukup bagus bagi para pesalancar. Suasana alamnya tenang karena sepi pengunjung. Jadi jika anda butuh alternatif tempat damai, tenang dan nyaman di wilayah kota Denpasar, maka pantai Serangan akan menjadi tujuan wisata ideal. Jarak dari bandara Ngurah Rai hanya sekitar 30 menit berkendaraan untuk menuju pantainya. Wilayah pulau Serangan memang dikekelilingi oleh pantai, pada bagian sebelah Selatan, menyuguhkan keindahan pantai berpasir putih. Pada beberapa bagian wilayah pantainya juga digunakan untuk kegiatan watersport, sehingga keberadaan watersport di Serangan bisa memberikan alternatif lain selain watersport di Tanjung Benoa . Di kawasan pantai Serangan juga dijadikan tempat yang ideal untuk rekreasi memancing, selain itu sebuah dermaga fast boat atau kapal cepat yang bisa mengantar anda ke Lombok dan juga Gili Trawangan tersedia di sini. Termasuk juga wisata berenang dengan dolphin.

Selain itu pantai serangan juga terkenal akan wisata kulinernya yakni ikan bakar. Salah satu tempat makan yang terkenal disini adah Warung Makan Becol, wajib coba bngt nih guys. Nah kalo kalian mau manggang ikannya sendiri juga bisa, namun lokasi untuk memanggangnya agak sedikit ke belakang

Lokasi : Jalan Pulau Serangan, Denpasar Selatan. Bali

9. Wisata Hiu di Pulau Serangan

hiu-serangan

Terkesan unik, menarik dan menantang begitu anda mendengar wisata atau rekreasi berenang dengan ikan hiu di pulau Serangan Bali dan dipastikan akan menjadi wisata seru yang mematri kenangan istimewa. Apakah wisata bahari ini berbahaya, tentunya tidak walaupun demikian pihak pengelola menyediakan asuransi bagi para pengunjung. Jenis ikan hiu yang ditangkar adalah ikan hiu bersisip putih yang tidak berbahaya bagi manusia, walaupun anda tidak mau ikut berenang anda bisa menyaksikan keberadaan ikan-ikan hiu tersebut sambil memberinya makan. Wisata ikan hiu di Pulau Serangan ini memang satu-satunya di Bali dan tergolong rekreasi baru yang berkembang cukup baik dan diminati oleh para wisatawan, termasuk juga wisatawan domestik.

Wisata berenang dengan ikan hiu di pulau Serangan ini dibuka pada bulan Nopember 2014, jadi masih tergolong baru dibandingkan tempat rekreasi lainnya. Bali Shark Island di pulau Serangan adalah sebuah penangkaran hiu yang hampir punah dan ekosistemnya terganggu karena keberadaannya sering diburu para Nelayan, tempat penangkaran hiu ini didirikan oleh Paul Friese, karena cukup prihatin dengan keberadaan dan kelangsungan hidup hiu di pulau Serangan maka didirikan penangkaran tersebut, selain sebagai tempat wisata, dijadikan bisa sebagai tempat penelitian dan pendidikan juga bagi anak-anak. Di penangkaran Bali Shark ini bertujuan melindungi hiu terutama hiu muda dan bayi hiu yang masih lemah dan sering menjadi target pemburu.

Lokasi : Jalan Pulau Serangan, Denpasar Selatan. Bali

10. Wisata Pulau Penyu di Pulau Serangan

pulau-penyu

Berkunjung ke Bali ternyata tidak hanya senang-senang, lho. Bagi Anda yang sedang mengajak putra-putri Anda untuk liburan, bisa juga menyisipkan sesi edukasi secara fun dan menarik saat berada di Bali. Nah, kali ini saya akan memberikan gambaran atau rekomendasi tempat di mana Anda dan keluarga bisa menemukan wahana hiburan plus edukasi dalam satu tempat. Sambutlah Pulau Serangan.. *jeng jeeeeeeenngg. Direktori menuju Pulau Serangan Pulau Serangan adalah pusat konservasi kura-kura dan penyu di Bali yang terletak di selatan Pantai Sanur. Saat ini, untuk mengjangkau Pulau Serangan, Anda bisa gunakan kendaraan pribadi alias jalur darat. Sebuah jembatan menghubungkan Bali dengan Pulau Serangan dan bisa dilewati bila air laut sedang surut. Tempat konservasi ini buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 17.00 WITA.

11. Upside Down World

upside-down-world

Anda suka berfoto ria dan ingin menghasilkan foto yang unik? Selain mengunjungi tempat wisata di Bali, saat liburan ke Bali jangan lupa untuk mengunjungi tempat foto Upside Down World Bali atau tempat foto terbalik. Mungkin beberapa dari pembaca akan penasaran, tempat foto apa yang dimaksud dengan tempat foto terbalik?

Ada beberapa tempat foto unik di Bali dengan konsep photo 3 dimensi seperti trick art museum Bali yang lokasinya di kawasan tempat wisata Seminyak, serta museum tiga dimensi 3D DMZ Bali yang berlokasi di jalan Nakula Legian. Namun Upside Down World Bali menawarkan konsep foto yang sangat berbeda dengan trick art museum Bali atau 3D DMZ Bali.

Lokasi : Jl. By Pass Ngurah Rai No.762, Pemogan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Bali 80221

 

12. Wisata Mangrove

Liburan ke Pulau Bali tidak harus wisata ke pantai. Di Denpasar, ada wisata hutan mangrove yang bisa jadi destinasi alternatif sarat edukasi. Rimbunnya akar yang menjulang ke atas menghasilkan view yang menyejukkan mata. Hal tersebut membuat sebagian calon pengantin memilih kawasan hutan wisata sebagai lokasi prewedding. Hutan mangrove tersebut memiliki luas 1.300 hektar dan dilengkapi jembatan kayu sepanjang 3 Km untuk berjalan. Jembatan tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Jepang yang makin memanjakan pengunjung untuk berlama-lama.

Harga tiket masuk ke mangrove forest Bali Rp 10 Ribu/orang, untuk biaya parkir mobil sebesar Rp 2.000/mobil. Harga tiket masuk akan berbeda jika anda ingin melakukan foto pre wedding di mangrove forest. Untuk foto pre-wedding, akan dikenakan Rp 300 Ribu untuk semua crew foto dan pasangan pengantin. Untuk jam buka hutan mangrove Bali dari pukul 08:00 – 18:00 WIT.

Lokasi : JL. By Pass Ngurah Rai, Km. 21, Suwung Kauh, Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Bali

13. Pura Sakenan

pura-sakenan

Dekat dengan lokasi objek wisata Serangan dan Mangrove, terdapat pula pura Sakenan. Pura Sakenan adalah salah satu pura penting yang terletak di wilayah selatan Bali, berada di atas pantai di barat laut Pulau Serangan, yaitu sebuah pulau kecil yang berjarak sekitar 10 kilometer di selatan Denpasar.[2] Pura ini masih memiliki hubungan dengan Buddha, yang melinggih Ida Bhatara Sakya Muni.[1] Sebagaimana dengan pura-pura lain, setiap pengunjung yang hendak masuk ke tempat suci Pura Sakenan wajib mengenakan sarung dan sabuk kain khas Bali serta bagi yang wanita tidak sedang dalam masa menstruasi.[2]

Pulau Serangan tempat Pura Sakenan berada hanya berukuran 2,9 kilometer dengan lebar 1 kilometer. Nama Serangan berasal dari kata sira dan angen atau “kangen/ sayang”. Pura Sakenan dibangun dengan latar belakang wujud syukur orang yang merasa sira angen dengan keindahan alam pulau ini.

Lokasi : JL. Banjar Pemalukan, Peguyangan, Denpasar Utara, Kota Denpasar. Bali

14. Desa Budaya Kertalangu

kertalangu

Desa Budaya Kertalangu menempati area seluas 80 hektar. Areal seluas ini di dominasi oleh sawah serta kebun yang hijau alami. Tak heran jika Pengunjung mengunjungi Desa Budaya Kertalangu, Pengunjung akan disuguhi dengan pemandangan yang asri dan juga hawa yang sejuk. Selain panorama yang menakjubkan, Desa Budaya Kertalangu juga menyimpan pesona yang tersembunyi. Yaitu sebuah monumen yang sering disebut sebagai tugu perdamaian dunia. Tugu ini dikelilingi oleh patung tokoh tokoh dunia serta bendera negara negara independen dunia. Tak hanya itu, tugu yang bebrbentuk gong ini juga bertahtakan simbol 9 simbol agama dunia sebagai simbol persatuan dan juga perdamaian. Banyak sekali aktifitas yang dapat Pengunjung lakukan di Desa Budaya Kertalangu ini, salah satunya adalah jogging. Khusus untuk jogging, di desa ini telah dibangun trek jogging dari semen sepanjang 4 kilometer dan lebar 2 meter. Lokasi trek yang dipilih juga tebilang unik, yaitu ditengah persawahan. Jadi, sambil joging Pengunjung juga dapat menikmati hamparan persawahan dan juga melihat dengan dekat aktifitas warga. Aktifitas lain yang dapat Pengunjung lakukan di tempat ini adalah memacing, melukis, belajar membuat sabun, berkuda, spa dan juga outbound.Bagi Pengunjung yang ingin mencicipi makanan tradisional Bali, di Desa Budaya Kertalangu Bali ini juga disediakan pusat kuliner. Pengunjung bisa mencicipi berbagai menu khas Bali seperti tipat plecing, sate lilit, rujak serta beraneka jajanan pasar yang tentunya akan menggoyang lidah Pengunjung.

Lokasi : Jl. By Pass Ngurah Rai No.88, Kesiman , Denpasar Timur, Kota Denpasar. Bali 80237

15. Art Center

art-center

Lokasi dari Taman Werdhi Budaya Art Centre di Bali, tepat di tengah – tengah kota Denpasar. Lokasi art centre Bali, alamatnya di Jalan Nusa Indah Denpasar Bali. Jarak dari airport Ngurah Rai sekitar 18 kilometer, kurang lebih 30 menit jika tidak mengalami kemacetan.

Art center Bali didirikan bertujuan sebagai tempat pementasan seni dan juga tempat untuk mengembangkan bakat – bakat seni yang dimiliki masyarakat Bali. Art center Denpasar Bali atau Taman Werdhi Budaya Art Centre Denpasar, menjadi tempat diselenggarakannya pesta kesenian Bali (Bali art festival) setiap tahunnya.

Yang paling berperan penting dalam pendirian art center Denpasar Bali ini adalah Gubernur Bali ke-6, Bapak Ida Bagus Mantra. Karena jasa dari Ida Bagus Mantra yang begitu besar dalam pengembangan kesenian dan kemajuan pariwisata di pulau Bali, nama beliau diabadikan untuk nama jalan di bypass terpanjang di Bali, yang menghubungkan kota Denpasar dengan perbatasan kabupaten Klungkung

Lokasi : Jl. Nusa Indah No.1, Panjer, Denpasar Timur, Kota Denpasar. Bali 80236

16. Lapangan Puputan Badung

 lapangan-puputan-badung

Lapangan Puputan adalah salah satu taman yang ramai dikunjungi wisatawan di Denpasar. Nama taman ini diambil dari peristiwa bersejarah yang teramat penting di Bali yaitu Perang Puputan, perang antara masyarakat Bali yang dipimpin oleh Raja Denpasar melawan kolonialisme Belanda.

Di tengah lapangan terdapat Monumen Puputan Badung, sebuah simbol sekaligus peringatan akan peristiwa heroik yang menewaskan ribuan warga Bali termasuk keluarga kerajaan. Lapangan Puputan terletak di jantung kota Denpasar. Setiap hari libur banyak warga yang berkunjung untuk berekreasi atau sekedar bersantai dan berolahraga.

Lokasi : Dauh Puri Kangin, Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali

17. Simpang Dewa Ruci, Melihat Patung Megah di Titik Teramai Bali

simpang-dewa-ruci

Simpang Dewa Ruci adalah persimpangan jalan Nusa Dua, bandara ke Denpasar, Tanah Lot, Sanur dan Kuta. karena posisinya yang menghubungkan daerah-daerah pusat wisata maka persimpangan ini menjadi titik lalu-lintas teramai di pulau Dewata. Saking ramai dan sering macetnya di persimpangan ini sampai-sampai banyak wisatawan yang menyebutnya sebagai Simpang Siur.

Namun ada yang menarik dari Simpang Dewa Ruci ini, yaitu keberadaan patung Dewa Ruci di tengah jalan. Patung yang dikerjakan oleh I Wayan Winten pada tahun 1996 ini menjadi salah satu ikon Denpasar yang terkenal. Patungnya menampilkan tokoh pewayangan bernama Bima atau Werkudara yang mengambil Tirta Amertha. Kalau sedang melintas persimpangan ini pasti banyak yang menyempatkan diri untuk mengambil gambarnya dari dalam kendaraan.

Lokasi :  Jl. By Pass Ngurah Rai, Kuta, Kabupaten Badung Bali 80361

18. Patung Titi Banda yang Fotogenik di Pinggiran Denpasar

patung-titi-banda

Patung Titi Banda adalah ikon baru kota Denpasar. Patung ini berada di pinggiran kota tepatnya ada di pertigaan Jalan By Pass Ngurah Rai, Kesiman, Denpasar. Keberadaan patung yang menggambarkan kisah Ramayana ini seakan menjadi penyambut para pelancong yang hendak masuk ke ibukota provinsi Bali.

Patung Titi Banda menggambarkan tokoh wayang bernama Rama yang sedang dalam perjalanan menyelamatkan isterinya yang bernama Shinta. Pada cerita tersebut Shinta tengah diculik oleh raja Alengka bernama Rahwana. Patung dibangun dengan sangat detil sehingga menampilkan kesan otentik yang cantik untuk dijadikan objek foto.

Lokasi :  Jalan By Pass Ngurah Rai, Kesiman, Denpasar Timur, Kota Denpasar. Bali

 

19. Bali Orchid Garden

bali-orchid-garden

Bali orchid garden atau taman anggrek bali adalah sebuah tempat wisata yang terbilang baru. Meski demikian wisata yang menawarkan panorama bunga ini tak pernah sepi dari para pengunjung. Ketika memasuki gerbang Bali orchid garden Pengunjung akan disuguhi oleh minuman herbal menyegarkan. Minuman ini adalah tanda penyambutan sekaligus penghormatan. Setelah itu mata akan segera dimanjakan dengan berbagai jenis bunga yang ditata sedimikian apik oleh seorang perancang dari New Zeeland. Walapun dinamai sebagai taman anggrek, koleksi bunga di tempat ini tak hanya sebatas bunga anggrek saja. Bali Orchid Garden memiliki 820 jenis tanaman dan 320 diantaranya bukanlah jenis anggrek.

Selama berada dalam kawasan wisata Pengunjung bebas berkeliling dengan leluasa. Jika ingin mengenal jenis bunga Pengunjung juga dapat meminta panduan pemandu disini. Selain menjelaskan asal mula dan deskripsi singkat tentang bunga, pemandu wisata disini juga siap untuk membantu Pengunjung untuk berfoto foto ria. Bahkan pemandu akan dengan senang hati mencarikan view yang paling bagus untuk berfoto. Bagian menarik dari Bali Orchid Garden adalah shade house, yaitu tempat teduh untuk mengembangbiakkan bunga yang tak terlalu butuh sinar matahari. Ditempat ini Pengunjung bisa bersantai dan juga menikmati keindahan bunga tanpa takut berpanas panasan. Bagi Pengunjung yang khusus ingin bersantai, Bali Orchid Garden juga memiliki tempat teduh yang beratapkan bunga. Tempat inilah yang biasa menjadi tempat favorit para turis untuk berfoto.

Fasilitas lain yang terdapat pada Bali Orchid Garden adalah balai bengong, pendopo, cafe serta kios cinderamata. Di kios cinderamata inilah Pengunjung dapat membeli oleh oleh khas bali orchid garden, yaitu bros yang terbuat dari kelopak bunga anggrek yang telah diawetkan. Soal kebersihan tak perlu diragukan, bali orchid garden sangat bebas dari sampah. Walaupun tempatnya rimbun dengan pepohonan, sangat jarang ada dedaunan yang berserakan. Sampah plastik dan juga kertaspun tak ada di tempat wisata ini.

Lokasi : Jl. By Pass Ngurah Rai Tohpati, Kesiman, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali 80237