10 Air Terjun Tersembunyi Terindah di Bali - Bali Destiny Travel

Anda tentu sudah sering mendengar tentang pantai-pantai tersembunyi, pemandian air panas alami, dan vila-vila mewah yang ada di Bali.

Tapi tahukah Anda kalau di Pulau Dewata ini juga terdapat sejumlah air terjun indah, yang kebanyakan berada di lokasi yang jarang terjamah oleh wisatawan? Nah, kalau jiwa petualang Anda terusik dan ingin menikmati Bali yang jauh dari keramaian, sekarang kami  akan mengajak Anda ke beberapa lokasi air terjun tersembunyi. Dijamin, tempat-tempat ini akan membuat jiwa raga Anda segar kembali!

1.  Air Terjun Banyumala

Untuk mencapai air terjun yang satu ini Anda harus melalui jalanan yang curam, namun begitu tiba di sana, semua  usaha akan tersebut terbayar lunas.

Dua air terjun yang letaknya berdampingan ini menyuguhkan sebuah simfoni alam yang amat spektakuler dan keindahan yang sukar diungkapkan dengan kata-kata. Anda harus melihatnya langsung!

Photo via Yudik Photography

Di sini yang terdengar hanyalah suara curahan air melewati celah dinding bebatuan di antara hamparan pepohonan hijau, sebelum akhirnya jatuh ke kolam alami dengan air yang begitu jernih dan sejuk. Silakan kalau Anda ingin terjun ke kolam tersebut, karena tidak terlalu dalam. Jangan lupa, bawa serta kamera anti-air untuk berfoto-foto. Untuk kalian yang mau keliling Bali dengan menggunakan jasa trasnport kami bisa klik link berikut.

Photo via: komangayutriadnyani

Berlokasi di Desa Wanagiri (dekat Danau Buyan), kami sarankan Anda menggunakan jasa pemandu agar dapat menemukan tempat ini dengan mudah.

Air Terjun Banyumala

Lokasi: Desa Pakraman Wanagiri, Sukasada, Kabupaten Buleleng
Cara ke Sana: Jika Anda berangkat dari Singaraja, cari jalur Singaraja-Bedugul. Setelah tiba di lokasi puncak yang terdapat banyak kera, cari arah menuju Gobleg dan ikuti terus jalan tersebut sejauh beberapa kilometer hingga melihat plang bertuliskan Air Terjun Banyumala. Koordinat di sini.
Tiket Masuk: Rp10.000,-

2. Spa alami dengan air yang mengalir ke laut: Air Terjun Peguyangan

Jangan bayangkan air terjun ini seperti air terjun di Bali yang menumpahkan air dari ketinggian vertikal dan berada di kawasan pegunungan.

Cek juga -> 10 Aktifitas Ekstrim dan Menantang Selama Liburan di Bali

Air Terjun Peguyangan merupakan  mata air yang mengalir menyusuri lereng bertingkat yang tidak terlalu tinggi sebelum akhirnya menuju ke laut.

 Photo via: travellifelove

Nah, di lereng bertingkat sebelum menuju laut tersebut Anda dapat menikmati ‘spa alami’, dan merasakan sensasi dipijat oleh air yang mengalir deras melalui celah-celah bebatuan dan birai yang dangkal.

guyangan-via-m_magetsari

Photo via: m_magetsari

Untuk mencapai mata air tersebut Anda harus menuruni tangga yang cukup curam di dinding tebing. Setelah sekitar 460 anak tangga, barulah Anda dapat melihat pemandangan aliran air bertingkat yang indah sekaligus menyegarkan tersebut.

guyangan-steps-via-ikbalalex

 Photo via ikbalalex

Photo via: travellifelove

guyangan-waterfall-via-rian3103

 Photo via: Rian

Air Terjun Peguyangan

Lokasi: Desa Batu Kandik, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung
Cara ke Sana: Air terjun ini agak sulit untuk ditemukan – bahkan warga lokal banyak yang tidak mengetahuinya. Untuk menuju Peguyangan, rencanakan perjalanan Anda  bersama tour operator yang berpengalaman, atau sewa kendaraan pribadi dengan pengemudi yang tahu cara ke surga tersembunyi ini.

3. Si kembar yang mulai tenar: Air Terjun Tibumana

Dulunya lokasi tempat Air Terjun Tibumana sangat terisolasi, namun kini perlahan-lahan potensi atraksi alam yang satu ini mulai naik daun.

Photo via: gramosphere

Terletak di daerah Bangli, Anda akan dibuat terpukau oleh tak hanya satu melainkan dua buah air terjun yang nyaris simetris dan menjadi tirai air bagi gua yang terletak di bagian bawahnya.

Masing-masing air terjun memiliki ketinggian 20 meter, dengan pemandangan sekeliling berupa dinding bebatuan besar yang menghijau terselimuti lumut, pepohonan, serta kolam dengan air yang begitu bening.

Photo via: whatsthehelen

Saran kami, sebelum berkunjung ke tempat ini, persenjatailah diri Anda dengan kamera waterproof  atau setidaknya pelindung anti air. Karena dijamin, setibanya di sana hasrat untuk berfoto-foto akan terasa menggebu-gebu!

Air Terjun Tibumana

Lokasi: Banjar Bangun Lemah Kawan, Desa Apuan, Susut, Kabupaten Bangli. Dekat Tukad Campuhan. Koordinat di sini.
Tiket Masuk: Rp5.000,-

 

 

4. Air terjun mini di pinggir pantai: Pantai Melasti, Tanah Lot

Ingin menikmati sunset sekaligus air terjun di tepi pantai?

Maka Anda harus melipir ke Pantai Melasti (yang di Tanah Lot ya, bukan Ungasan).  Selain menyajikan panorama pantai yang indah dengan pasir yang lembut dan batu-batu karang, di sini Anda juga akan menemukan air terjun kecil!

6-1-melasti-beach-via-ManButur-Photography

Photo via ManButur Photography

Di mana lagi Anda bisa mengabadikan matahari tenggelam, lautan, pesisir pantai, serta air terjun yang mengalir dari tebing dalam satu frame?

6-2-melasti-beach-via-Monthon-Wachirasettakul

Photo via Monthon Wachirasettakul

Saking kerennya, hasil foto yang dihasilkan sangat layak untuk menggantikan foto cover Facebook Anda yang lama!

Pantai ini bisa dicapai dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 15 menit saja dari Tanah Lot.

6-3-melasti-beach-via-Pandu-Adnyana

Photo via Pandu Adnyana

Tenang, di sini Anda tak akan terganggu oleh ramainya pengunjung, karena Pantai Melasti masih termasuk kategori pantai tersembunyi yang belum terlalu popular di kalangan wisatawan.

Pantai Melasti, Tanah Lot

Cara ke Sana: Pantai Melasti terletak di sepanjang Jalan Padma, sekitar 15 menit berkendara dari Bandara Ngurah Rai.
Catatan: Fenomena air terjun ini sifatnya musiman. Saat musim kemarau Anda tak akan bisa menyaksikannya. Jadi waktu yang tepat mengunjunginya adalah sekitar akhir dan awal tahun.

 

5. Rahasia terpendam di ujung 500 anak tangga: Air Terjun Nungnung

Sembilan ratus meter di atas permukaan laut, tepatnya di sebuah desa kecil nan terpencil, tersimpan sebuah keindahan alam yang luar biasa, Air Terjun Nungnung.

Air terjun ini memiliki ketinggian kurang lebih 50 meter dengan debit air yang cukup besar, sehingga arus airnya pun lumayan kencang. Dan di bawahnya terdapat sebuah kolam yang begitu menyejukkan.

Terdengar menggoda, bukan? Namun perjalanan menuju kesana sangatlah menantang. Karena air terjun ini terletak di dasar sebuah jurang, maka Anda harus menuruni setidaknya 509 buah anak tangga untuk mencapainya.

 

Tapi tenang saja, di bawah Anda akan dibuai oleh pesona air terjun fantastis yang dikelilingi oleh pepohonan hijau nan asri.

Full image credit: Jordan Crookes Photography

Pemandangan yang amat sempurna!

Air Terjun Nungnung

Lokasi: Desa Pelaga, Petang, Kabupaten Badung
Cara ke Sana: Dari Denpasar menuju Air Terjun Nungnung memakan waktu 90 menit ke arah utara Sangeh. Jarak tempuh kurang lebih 45 kilometer, dengan rambu-rambu yang jelas. Lahan parkir tersedia, dan Anda perlu membeli tiket sebelum menuruni anak tangga. Koordinat di sini.
Tiket Masuk: Rp3.000,-


Tempat Menginap:Cari hotel di sekitar Kintamani

 

6. Air terjun bercabang: Air Terjun Alling-Aling

Untuk menuju air terjun yang mengagumkan ini pengunjung paling tidak harus melewati dua air terjun kecil di sebuah sungai kecil, serta menuruni ratusan anak tangga.

Air terjun setinggi 35 meter ini amat unik, karena sebelum jatuh ke kolam di bawah, arusnya terpecah menjadi dua bagian dengan debit air yang berbeda. Air terjun sebelah kanan lebih deras daripada yang sebelah kiri.

Pernah melihat yang seperti ini sebelumnya?

Ketimbang hanya melihat fotonya saja, lebih baik Anda lihat dengan mata kepala sendiri agar semakin terpana.

Kelebihan lain yang membuat air terjun ini sangat unik adalah adanya aliran air yang menciptakan sensasi layaknya perosotan alami.

Photo via: ibhekti

Kalau Anda sudah tak sabar ingin merasakan serunya meluncur di perosotan alami, buruan ke sana!

Air Terjun Aling-Aling

Lokasi: Desa Sambangan, Sukasada, Kabupaten Buleleng
Cara ke Sana: Jika berangkat dari Kota Denpasar, ambil arah ke Singaraja. Menjelang masuk Kota Singaraja terdapat pertigaan, ambil arah ke kiri menuju Terminal Sukasada. Ikuti jalan tersebut hingga sampai pertigaan depan Balai Desa Sambangan. Di sebelah kanan jalan dekat pertigaan tersebut terdapat plang bertulis Aling-aling Waterfall. Ambil arah ke kiri dan ikuti jalan tersebut sekitar 2km hingga tiba di lokasi. Koordinat di sini.
Tiket Masuk: Gratis.
Tempat Menginap:Cari hotel di sekitar Singaraja

7. Bertualang ke tujuh air terjun: Air Terjun Sekumpul

Kalau Anda gemar menjelajah, maka Anda harus coba berkunjung ke tempat wisata alam yang satu ini: Air Terjun Sekumpul.

Full image credit: Dwi Sucipta BlackMajesty Photography

Meskipun daya tarik Air Terjun Sekumpul sudah jadi rahasia umum, namun berhubung akses menuju ke sana tidak gampang, tempat ini akhirnya tidak banyak disambangi pengunjung.

 Photo via: ArtStudio23

Perjalanan untuk mencapai air terjun ini terbilang sangat berat. Anda harus menuruni banyak pijakan yang licin dan menyeberangi sungai agar dapat melihat air terjun ini dari dekat.

Dengan mengeluarkan sedikit biaya ekstra, Anda dapat meminta tolong penduduk sekitar untuk mengantar aja hingga ujung jalan, di mana Anda harus melanjutkan perjalanan sejauh kurang lebih 50 meter sebelum dapat menikmati keindahan air terjun.

Namun hal yang paling menarik dari Air Terjun Sekumpul adalah jumlahnya yang bukan hanya satu, melainkan tujuh buah! (makanya dinamai “sekumpul”).  Ketujuh air terjun tersebut letaknya saling berdekatan dan yang paling besar memiliki ketinggian 50 meter.

Bagaimana, tergoda untuk mengunjunginya?

Catatan: Di area gerbang masuk, akan ada sekelompok orang di sekitar loket yang menawarkan jasa pemandu dengan ongkos Rp200.000,- dan mereka akan bersikeras kalau Anda wajib ikut tur mereka. JANGAN termakan tipuan mereka. Rute menuju Air Terjun Sekumpul cukup terawat dan Anda dapat dengan mudah melakukannya sendiri. Meskipun nanti akan bertemu 2-3 persimpangan, tinggal bertanya saja arahnya pada warga setempat. Dijamin tak akan tersesat.  

Air Terjun Sekumpul

Lokasi: Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng
Cara ke Sana: Dari Denpasar, Anda tinggal mengarah ke Singaraja hingga menemukan Desa Sekumpul . Lama perjalanan diperkirakan menempuh waktu 2 jam dengan penunjuk jalan yang mudah. Koordinat di sini.
Tiket Masuk: Rp10.000,-
Tempat menginap: Cari hotel di sekitar Singaraja

 

8. Satu-satunya air terjun di dataran rendah: Air Terjun Tegenungan

Berbeda dengan air terjun lain di Bali yang terletak di kawasan pegunungan atau dataran tinggi, Air Terjun Tegenungan terletak di dataran rendah.

Selain memiliki pemandangan sekitar yang hijau yang asri, air terjun ini terkenal akan debit airnya yang cukup besar, sehingga cocok bagi Anda yang ingin berenang atau sekadar menikmati keindahan alam.

Photo via febrian

Tak jauh dari air terjun ini tedapat pura dan tempat pemandian, sehingga menjadikan Air Terjun Tegenungan sebagai lokasi favorit penduduk sekitar yang ingin kabur dari hiruk pikuk kota. Apalagi lokasinya termasuk mudah ditemukan.

Photo via crzrachelle

Air Terjun Tegenungan

Lokasi: Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Sukawati, Kabupaten Gianyar
Cara ke Sana: Jika dari Denpasar, lewat Pasar Sukawati kemudian lanjutkan perjalanan sampai bertemu pertigaan Sakah (ada patung bayi), lalu ambil arah ke Jalan Wisma Gajah Mada. Begitu tiba di perempatan, belok kanan. Waktu tempuh sekitar 30 menit. Koordinat di sini.
Tiket Masuk: Rp10.000,-
Tempat Menginap:Cari hotel di sekitar Ubud

9. Air yang sejuk, udara segar dan sebersit aroma kopi: Air Terjun Blemantung

Tersembunyi oleh tebing yang menjulang tinggi, Air Terjun Blemantung (atau Blahmantung) menawarkan pemandangan asri dan alami yang belum banyak dikunjungi wisatawan.

Berlokasi di antara perkebunan kopi, Air Terjun Blamantung memiliki ketinggian 50 meter dan jauh dari keramaian kota, sehingga sempurna untuk Anda yang ingin berendam menikmati air dan udara yang sejuk.

Kalau Anda perhatikan dengan seksama, saat menghirup napas dalam-dalam Anda pun bisa merasakan samar-samar aroma kopi segar!

Air Terjun  Blemantung

Lokasi: Desa Pujungan, Pupuan, Kabupaten Tabanan
Cara ke Sana: Jaraknya sekitar 75km dari Denpasar atau kurang lebih 2 jam perjalanan. Setelah melewati Tabanan, tiba di Antosari lalu ambil belokan ke kanan menuju Desa Pujungan. Akses ke Air Terjun Blemantung cukup baik karena Desa Pujungan melewati Jalan Raya Denpasar-Seririt-Singaraja dengan panorama sawah bertingkat yang amat cantik. Koordinat di sini.
Tempat Menginap:Cari hotel di sekitar Munduk

10. Harta tersembunyi yang kalah pamor: Air Terjun Jembong

Warga lokal beranggapan kalau Air Terjun Jembong adalah salah satu air terjun terindah di Pulau Dewata.

Namun sayangnya air terjun yang berada di antara perkebunan cokelat ini masih jarang dikunjungi karena kalah pamor dibandingkan Air Terjun Git Git yang jauh lebih terkenal dan berlokasi tak jauh dari sini.

Tapi di satu sisi, minimnya pengunjung justru menjadi berkah tersendiri, sehingga keindahan alam di Air Terjun Jembong tetap terjaga kebersihan dan keasriannya.

Walaupun tidak terlalu tinggi dan berdiri tegak, air terjun yang mengalir di dataran yang miring ini memiliki debit air yang stabil dan tidak terlalu deras, sehingga pas untuk berendam sepuasnya sembari mencari ketenangan.

Air Terjun Jembong

Lokasi: Desa Ambengan, Sukasada, Kabupaten Buleleng
Cara ke Sana: Berjarak sekitar 65km dari Denpasar. Arahkan kendaraan menuju Bedugul/Singaraja. Setelah melewati Kawasan Wisata Bedugul, teruskan perjalanan ke arah Git Git/Singaraja. Sekitar 4km setelah Air Terjun Git Git akan terlihat pertigaan dengan tikungan tajam kea rah kiri. Belok ke situ dan ikuti jalan tersebut sejauh 4km hingga tiba di lokasi. Koordinat di sini.
Tempat Menginap: Cari hotel di sekitar Singaraja